Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Friday, 27 May 2016

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kebijakan Dividen

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kebijakan Dividen   

Pengertian Return On Asset  (ROA) merupakan salah satu rasio untuk mengukur rasio profitabilitas. Rasio profitabilitas  mengukur efektifitas manajemen secara keseluruhan yang ditujukan oleh besar kecilnya tingkat keuntungan yang diperoleh dalam hubungannya dengan penjualan maupun investasi. Semakin baik rasio profitabilitas maka semakin baik menggambarkan kemampuan tingginya perolehan keuntungan perusahaan  (Fahmi, 2013:80).  


Definisi Return On Assets  (ROA)  adalah pengukuran kemampuan perusahaan secara keseluruhan di dalam menghasilkan keuntungan dengan jumlah keseluruhan aktiva yang tersedia dalam perusahaan. Semakin tinggi ratio  ini, semakin baik keadaan suatu perusahaan (Syamsuddin, 2000:63). Tingkat pengembalian atas aset menentukan pembagian laba dalam bentuk dividen yang dapat digunakan oleh pemegang saham baik ditanamkan kembali di dalam perusahaan maupun di tempat lain (Sundjaja dan Barlian, 2002:340).

Baca: Pengertian Dividen Kebijakan Tujuan Pembayaran Cash Deviden

2.  Current Ratio (CR)   
Pengertian Current Ratio (CR)  merupakan salah satu rasio untuk mengukur rasio likuiditas. Rasio likuditas mengukur kemampuan likuiditas jangka pendek perusahaan dengan melihat besarnya aktiva lancar relatif terhadap utang lancarnya. Aktiva lancar umumnya meliputi kas, sekuritas, piutang usaha dan persediaan, sedangkan kewajiban lancar terdiri atas utang usaha, wwesel tagih jangka pendek, utang jangka pendek, akrual pajak dan beban-beban akrual lainnya(Brigham dan Houston, 2006:95). 

Current Ratio (CR) mengukur kemampuan perusahaan memenuhi utang jangka pendeknya (jatuh tempo kurang dari satu tahun) dengan menggunakan aktiva lancar. Semakin tinggi current ratio berarti semakin besar kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban financial jangka pendeknya (Sartono, 2001:116).  Oleh  karena dividen merupakan  cash outflow, maka makin kuatnya posisi kas atau likuiditas perusahaan berarti  makin besar kemampuannya membayar dividen (Sartono, 2001:293). 

3.  Total Assets Turnover (TATO)  
Pengertian Total Assets Turnover (TATO) merupakan salah satu rasio untuk mengukur rasio aktivitas. Rasio aktivitas melihat seberapa besar efisiensi penggunaan aset oleh perusahaan. Rasio aktivitas melihat seberapa besar dana tertanam pada aset perusahaan. Jika dana yang tertanam pada aset tertentu cukup besar, sementara dana tersebut mestinya bisa dipakai untuk investasi pada aset lain yang lebih produktif, maka aktivitas perusahaan tidak sebaik yang seharusnya (Hanafi, 2004:38).

Total Assets Turnover (TATO) menunjukkan tingkat efisiensi penggunaan keseluruhan aktiva perusahaan di dalam menghasilkan volume penjualan tertentu. Semakin tinggi rasio  total assets turnover  berarti semakin efisien penggunaan keseluruhan aktiva di dalam menciptakan penjualan untuk menghasilkan laba. Laba yang dihasilkan dari hasil penjualan oleh perusahaan mempengaruhi keputusan perusahaan untuk membaginya dalam bentuk dividen atau laba ditahan (Syamsuddin, 2000:62).  

Baca: Pengertian Bisnis Ritel Definisi Pengecer Toko Menurut Para Ahli

4.  Growth 
Rasio pertumbuhan pada dasarnya adalah untuk untuk mengetahui seberapa besar pertumbuhan prestasi yang dicapai perusahaan  pada kurun waktu tertentu (Sitanggang, 2012:33). Semakin cepat pertumbuhan perusahaan, semakin besar kebutuhan untuk membiayai pengembangan aktiva perusahaan. Jika keuntungannya dibayarkan kepada pemegang saham sebagai dividen dan terkena tarif pajak perorangan yang tinggi, maka hanya sebagian saja yang dapat ditanam kembali (Sundjaja dan Barlian,2003:387). 

Apabila perusahaan telah mencapai tingkat pertumbuhan  sedemikian rupa sehingga perusahaan telah well established, dimana kebutuhan  dananya dapat dipenuhi dengan dana yang berasal dari pasar modal atau sumber dana ekstern lainya, maka keadaannya adalah berbeda . Dalam hal ini perusahaan perusahaan dapat menentukan  cash dividend  yang semakin meningkat sesuai peningkatan pertumbuhan perusahaan (Riyanto, 2001:267).  Rasio pertumbuhan dapat dilihat dari total aktiva, penjualan atau earning after tax (Fahmi, 2013:82).

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kebijakan Dividen

5.  Earning Per Share (EPS) 
Pengertian Earning Per Share  merupakan salah satu    rasio dalam pengukuran rasio nilai pasar. Rasio nilai pasar yaitu rasio yang menggambarkan kondisi yang terjadi di pasar. Rasio ini mampu memberi pemahaman bagi pihak manajemen perusahaan terhadap kondisi penerapan yang akan dilaksanakan dan dampaknya di masa yang akan datang.  Earning Per Share  adalah bentuk pemberian keuntungan yang diberikan kepada para pemegang saham dari setiap lembar saham yang dimiliki. Earning Per Share menggambarkan kemampuan dari setiap  lembar saham yang diterbitkan perusahaan dalam menghasilkan laba, karena besarnya  cash dividend  yang dibayarkan tergantung dari laba per lembar saham yang dihasilkan perusahaan    (Tandelilin, 2001:149).

Baca: Pengertian Harga Definisi Tujuan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penetapan Harga

Daftar Pustka
Fahmi, Irham, 2013.  Pengantar Manajemen  Keuangan, Penerbit Alfabeta, Bandung.

Syamsuddin, Lukman, 2000. Manajemen Keuangan Perusahaan Konsep Aplikasi Dalam Perencanaan, Pengawasan, dan Pengambilan Keputusan, Edisi Baru, Cetakan Keempat, PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta.

Sundjaja, Ridwan S. dan Inge Barlian, 2003. Manajemen Keuangan Dua, Edisi Keempat, Penerbit Literata Lintas Media, Jakarta.

Sartono, Agus R., 2001.Manajemen Keuangan Teori Dan Aplikasi, Edisi Keempat, BPFE, Yogyakarta.

Brigham, Eugene F dan Joel F. Houston, 2006.  Dasar-Dasar Manajemen Keuangan, Edisi Kesepuluh, Buku Satu,Salemba Empat, Jakarta.

Hanafi, Mamduh M., 2004. Manajemen Keuangan Edisi 2004/2005, Cetakan Pertama, BPFE, Yogyakarta.

Sitanggang, 2012.  Manajemen Keuangan Perusahaan Dilengkapi Soal Dan Penyelesaiannya, Penerbit Mitra Wacana, Jakarta.

Riyanto, Bambang, 2001. Dasar-Dasar Pebelanjaan Perusahaan, Edisi Revisi, Yayasan Badan Penerbit GadjahMada, Yogyakarta.

Tandelilin, Eduardus, 2001. Analisis Investasi Dan Manajemen Portofolio, Edisi Pertama, Cetakan Pertama, BPFE, Yogyakarta. 

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kebijakan Dividen Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment