Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Friday, 27 May 2016

Pengertian Harga dan Definisi Faktor-faktor yang Mempengaruhinya

Pengertian Harga merupakan salah satu variabel yang harus dikendalikan secara benar, karena harga akan sangat berpengaruh terhadap beberapa aspek kegiatan perusahan, baik menyangkut kegiatan penjualan maupun aspek keuntungan yang ingin dicapai oleh perusahaan. 


Maka daripada itu beberapa para ahli mengemukakan definisi harga. Salah satu pendapat para ahli mengatakan bahwa harga adalah jumlah uang (kemungkinan ditambah beberapa barang) yang dibutuhkan untuk memperoleh beberapa kombinasi sebuah produk  dan pelayanan yang menyertainya (Stanton, 2000 : 268). 

Menurut Simamora (2001:31), pengertian harga adalah sejumlah nilai yang dipertukarkan untuk memperoleh suatu produk. 

Baca: Pengertian Strategi Unsur dan Definisi Keunggulan Bersaing

Dengan demikian, harga suatu barang atau jasa merupakan penentu bagi permintaan pasarnya. Harga juga dapat mempengaruhi posisi persaingan perusahaan dan juga mempengaruhi market share-nya. Bagi perusahaan, harga tersebut akan memberikan hasil dengan menciptakan sejumlah  pendapatan dan keuntungan bersih. 

Secara umum pengertian harga adalah nilai pertukaran dari suatu produk atau jasa. Ini adalah jumlah yang mau dibayar oleh seorang pembeli untuk suatu barang atau jasa. Hal ini dapat merupakan nilai yang diminta oleh seorang penjual untuk barang yang ditawarkan untuk dijual. Harga adalah faktor utama dalam bersaing untuk menjual barang industri maupun barang konsumen. 

Dalam perekonomian harga pasar dari sebuah barang dapat mempengaruhi tingkat upah, sewa, bunga, dan laba atas pembayaran faktor-faktor produksi seperti tenaga kerja, tanah, modal dan skill. Dalam metode tersebut sebenarnya harga menjadi suatu pengatur dasar pada system perekonomian secara keseluruhan karena mempengaruhi alikasi sumber-sumber yang ada. Suatu tingkat upah yang tinggi dapat menarik tenaga kerja yang lebih banyak dan skill yang lebih baik.

Baca: Pengertian Pemasaran Menurut Definisi Para Ahli

Menurut Simamora (2001:198), ada beberapa faktor yang berpengaruh dalam penetapan harga: 
a.  Starting Point  
Situasi pasar, permintaan dan persaingan merupakan titik mulai (starting point) dalam penetapan harga.  

b.  Faktor Pembatas 
Banyak yang membatasi keleluasan dalam menetapkan harga. Selain biaya, faktor-faktor lainnya adalah strategi bauran pemasaran, harapan perantara dan faktor-faktor lingkungan makro (sosial, ekonomi, budaya dan politik) dapat mempengaruhi penetapan harga sebagai faktor pembatas. 

c.  Aspek Managerial Organisasi 
Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam penetapan harga hanya menyangkut aspek manajerial saja. Perusahaan perlu menjelaskan siapa yang berwenang menetapkan harga di dalam perusahaa. 

Menurut Bilson yang dikutif dari Bovee et. Al (2001:202), penatapan harga meliput i langlah-langkah sebagai berikut: 
  • Analisis keadaan pasar 
    Aspek paling penting dari analisis ini adalah memahami hubungan permintaan dan harga. 
  • Identifikasi faktor-faktor pembatas 
    Faktor pembatas adalah faktor yang membatasi keleluasan perusahaan dalam menetapkan harga. Biaya mengurangi keleluasan perusahaan dalam menetapkan harga rendah. 
  • Tetapkan sasaran 
    Satu sasaran yang paling umum adalah memperoleh keuntungan. Untuk itu, harga harus lebih tinggi dari biaya rata-rata. 
  • Analisis potensi keuntungan 
    Apapun sasarannya, perusahaan perlu mengetahui berapa keuntungan ataupun kerugian dari setiap alternatif harga. 
  • Tentukan harga awal 
    Setelah sifat-sifat pasar diketahui, faktor pembatas dikenali, sasaran ditetapkan, dan potensial keuntungan dianalisis, langkah selanjutnya saatnya menetapkan harga awal.  

Faktor-faktor yang mempengaruhi harga 

Setelah mengetahui arah dan  tujuan penetapan harga yang sudah ditetentukan maka perhatian manajemen pemasaran dapat dialihkan kepada prosedur penentuan harga barang atau jasa, yang ditawarkan.

Baca: Pengertian Manajemen Strategi dan Definisi Manajemen Pemasaran

Memang tidak semua perusahaan menggunakan prosedur sama dengan penentuan/penetapan harga dimana menurut Stanton (2002:269), bahwa penetapan harga meliputi 5 tahap, yaitu : 

a.  Mengestimasi permintaan untuk produk tersebut. 
Pada tahap ini seharusnya produsen perlu membuat estimasi permintaan barang atau jasa yang dihasilkan secara total. Hal ini untuk lebih memudahkan dilakukan terhadap permintaan barang yang ada dibandingkan dengan permintaan barang baru. 

Pengestimasian permintaan tersebut dapat dilakukan dengan jalan : 
  1. Menentukan barang yang diharapkan (expected price) yakni harga yang diharapkan dapat diterima oleh konsumen yang ditentukan berdasarkan ancar-ancar. 
  2. Mengestimasi volume penjualan pada berbagai tingkat harga. 

Hal ini perlu dilakukan menyangkut pertimbangan yang berhubungan dengan elastisitas pemintaan suatu barang. Artinya barang yang  memiliki permintaan pasar elastis, biasanya akan ditetapkan harga lebih rendah bila dibandingkan barang yang mempunyai inelastis. 

Estimasi tersebut perlu dilakukan untuk mencari titik pulang pokok minimal harus dicapai perusahaan. 

b.  Mengetahui lebih dahulu reaksi dalam persaingan. 
Kebijaksanaan penentuan harga tentu harus memperhatikan kondisi persaingan yang ada di pasar serta sumber-sumber penyebab lainnya.  Adapun sumber-sumber persaingan yang ada dapat berasal dari : 
  1. Barang sejenis yang dihasilkan oleh perusahaan lain.
  2. Barang pengganti atau subsitusi. 
  3. Barang lain yang dibuat oleh perusahaan lain yang sama-sama menginginkan uang konsumen. 
  4. Menentukan market share yang dapat diharapkan. 

Bagi perusahaan yang ingin bergerak dan maju lebih cepat tentu selalu mengharapkan market share yang lebih besar. Memang harus disadari bahwa harapan untuk mendapatkan market share yang lebih besar harus ditunjang oleh kegiatan-kegiatan dari non harga, disamping dengan penentuan harga tertentu. 

Usaha meningkatkan market share yang diharapkan tersebut akan sangat dipengaruhi oleh kapasitas produksi yang ada, biaya ekspansi dan mudahnya memasuki persaingan. 

c.  Memilih strategi harga untuk mencapai target pasar. 
Ada beberapa strategi harga yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mencapai target pasar yang sesuai, yaitu : 

1.      Skim the cream pricing (Penetapan harga penyaringan) 
Strategi ini berupa penetapan harga yang setinggi-tingginya. Kebijaksanaan penetapan harga ini memiliki tujuan untuk menutupi biaya penelitian pengembangan dan promosi jika perusahaan tersebut menggunakan promosi. 

Sebagaimana dikemukakan di atas bahwa strategi hanya cocok untuk produk baru sebab : 
  • Pada tahapan perintisan (daur hidup produk).  Harga bukan merupakan factor penting sekali karena masih sdikit sekali. Kesendirian produk dalam pasar merupakan kesempatan pemasaran yang paling efektif. 
  • Perusahaan dapat membagi pasar berdasarkan tingkat penghasilan yakni menjual barang baru tersebut pad asegmen pasar yang berpenghasilan tinggi. 
  • Dapat pula berfungsi sebagai usaha berjaga terhadap kekeliruan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga pertama terlalu tinggi dan pasar tidak dapat menyerapnya maka perusahaan dengan mudah menurunkannya. 
  • Harga perkenalan yang tinggi dapat memberikan penghasilan dan laba yang tinggi pula. 
  • Harga yang tinggi dapat dipakai untuk membatasi permintaan terhadap batas-batas kapasitas produksi dalam perusahaan. 


2.      Penetration pricing (Penetapan harga penetrasi) 
Penetration pricing  merupakan strategi harga yang serendah-rendahnya untuk mencapai pasar-pasar missal secara cepat yang bertujuan untuk mencapai volume penjualan yang sebesar-besarnya dalam waktu relative singkat. Strategi penetrasi cenderung lebih bermanfaat dibandingkan dengan penetapan harga penyaring jika kondisi-kondisi berikut ada di dalam pasar seperti : 
  • Kuantitas produk yang dijual sangat sensitif  terhadap harga artinya produk mempunyai permintaan yang sangat elastis. 
  • Pengurangan-pengurangan yang penting dalam produk unit dan biaya pemasaran dapat terlaksana melalui operasi dalam skala besar. 
  • Produk diperkirakan menghadapi persaingan yang sangat kuat setelah diluncurkan ke pasar. 
  • Pasar dari golongan berpendapatan tingi tidak cukup besar untuk menopang harga yang ditetapkan dengan strategi harga penyaring. 

d.  Mempertimbangkan politik pemasaran perusahaan. 
Faktor lainnya yang harus dipertimbangkan dalam penentuan harga adalah mempertimbangkan politik pe,asaran perusahaan dengan melihat pada barang, sistem distribusi dan program promosinya. 


Disamping factor-faktor seperti telah diuraikan di atas, maka alangkah baiknya kalau kita menyimak pendapat Kotler dan Amstrong ( 2004: 92 ) tentang factor-faktor yang mempengaruhi harga yang mengatakan bahwa ada dua faktor utama yang perlu dipertimbangkan dalam penentuan dan penetapan harga yaitu faktor ligkungan internal dan faktor ligkungan eksternal perusahaan

Daftar Pustaka Makalah Harga
Stanton, William. J, 2000, Prinsip Pemasaran, Edisi Revisi, Erlangga, Jakarta.

Simamora, Bilson, 2001, Memenangkan Pasar : Dengan Pemasaran Efektif dan Profitabel, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Kotler, Philip, dan Armstrong, 2004,  Dasar-dasar Pemasaran, Edisi Kesembilan, PT. Indeks, Jakarta. 

Pengertian Harga dan Definisi Faktor-faktor yang Mempengaruhinya Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment