Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Monday, 6 July 2015

Pengertian Kas Jenis dan Fungsi Menurut Definisi Para Ahli

Pengertian Kas - Kas adalah komponen aktiva yang paling aktif dan sangat mempengaruhi setiap transaksi yang terjadi. Hal ini dikarenakan setiap transaksi memerlukan sutau dasar pengukuran yaitu kas. Walaupun perkiraan kas tidak langsung terlibat dalam transaksi tersebut, besarnya nilai transaksi tetap diukur dengan kas. 


Dalam kehidupan sehari-hari, kas hanya diartikan sebagai mata uang yang digunakan sebagai alat pembayaran dan alat pertukaran. Berdasarkan pengertian akuntansi, kas meliputi uang dan alat pembayaran lain yang disamakan dengan uang atau pembayaran untuk mempermudah jalannya suatu transaksi. Disamping itu, kas juga merupakan suatu aktiva yang mudah diselewengkan dan digunakan dengan semestinya oleh karyawan, karena kas merupakan aktiva yang paling mudah dipindahtangankan. 

Banyak transaksi perusahaan baik langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi penerimaan dan pengeluaran kas. Tidak hanya terbatas pada uang tunai yang tersedia di dalam perusahaan saja, melainkan meliputi semua jenis aktiva yang dapat dipergunakan dengan segera untuk membiayai seluruh kegiatan perusahaan. 

Dari segi akuntansi, yang dimaksud dengan kas adalah : “Segala sesuatu (baik yang berbentuk uang atau bukan) yang dapat tersedia dengan segera dan diterima sebagai alat pelunasan kewajiban pada nilai nominalnya.” (Soemarso, 2004:320) 
Kas dalam pengertian lain juga berarti simpanan. Pengertian simpanan di sini meliputi : 
  1. Uang yang mati atau tidak digunakan untuk menghasilkan uang. 
  2. Segala bentuk simpanan di bank, kecuali deposito, seperti tabungan, rekening Koran, kartu kredit, dan sebagainya. 
  3. Cek dan bilyet giro yang diberikan oleh pihak lain. (Akifa, 2013:14) 


Jenis dan Fungsi Kas 

Kas meliputi uang logam, uang kertas, cek, wesel pos (kiriman uang lewat pos;  money orders) dan deposito. Perangko bukan merupakan kas melainkan biaya yang dibayar di muka atau beban yang ditangguhkan. Pada umumnya, perusahaan membagi kas menjadi dua kelompok, yaitu : 

1. Kas kecil (Petty Cash/Cash on Hand) 
Merupakan uang kas yang ada dalam brankas perusahaan yang digunakan untuk membayar dalam jumlah yang relatif kecil, misalnya pembelian perangko, biaya perjalanan, biaya telegram dan pembayaran lain dalam jumlah kecil. 

Pengertian Kas

2. Kas di bank (Cash in Bank) 
Merupakan uang kas yang dimiliki perusahaan yang tersimpan di bank dalam bentuk giro/bilyet dan kas ini dipakai untuk pembayaran yang jumlahnya besar dengan menggunakan cek. (Hery 2014:27) 

Sistem pencatatan dan metode penilaian dari kas kecil dan kas di bank berbeda. Kas di bank menggunakan prosedur rekonsiliasi bank yang dilakukan secara periodik antara pihak perusahaan dengan pihak bank. Sedangkan kas kecil, terdapat dua metode pencatatan, yaitu  Imprest Fund System  (Sistem dana tetap) dan Fluctuation Fund System (Sistem dana berubah). 

Adapun fungsi dari kas sebagai berikut : 
  1. Sebagai alat tukar atau alat bayar dalam jumlah besar/kecil. 
  2. Alat yang diterima sebagai setoran oleh bank sebesar nilai nominalnya. 
  3. Kas juga digunakan untuk investasi baru dalam aktiva tetap. 


Daftar Pustaka:

Soemarso, S.R., 2004.  Akuntansi Suatu Pengantar, Edisi Kelima, Jilid 1, Salemba Empat, Jakarta.

Nayla,  Akifa  P., 2013.  Dasar-dasar Akuntansi Perkantoran, Edisi Pertama, Cetakan Pertama, Laksana, Jakarta. 

Hery, 2014. Pengendalian Akuntansi dan Manajemen, Edisi Pertama, Cetakan Pertama, Kencana, Jakarta. 

Pengertian Kas Jenis dan Fungsi Menurut Definisi Para Ahli Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment