Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Tuesday, 7 July 2015

Pengertian Pengendalian Intern Sistem Akuntansi Penjualan dan Unsurnya

Pengertian Sistem pengendalian intern merupakan alat yang baik untuk membantu manajemen dalam mengamankan harta dalam perusahaan, menambah efisiensi kerja dan mendorong para pegawai mematuhi kebijaksanaan pimpinan. 


Menurut Baridwan  (2000;150) pengendalian intern  “Internal control itu meliputi struktur organisasi dan semua cara   -  cara sehat dan alat  –  alat yang dikoordinasikan yang digunakan dalam perusahaan dengan tujuan untuk menjaga keamanan harta milik perusahaan, memeriksa ketelitian dan kebenaran akuntansi, memajukan efisiensi dalam usaha, dan membantu mendorong dipatuhinya kebijaksanaan manajemen yang telah ditetapkan lebih dahulu”. 

Menurut Mulyadi (2001;163)  “Mengatakan internal control yang diterapkan dalam penjualan meliputi organisasi, sistem otorisasi, dan prosedur pencatatan, dan praktek yang sehat”. 
Sistem pengendalian intern yang dirumuskan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (2002;17)  “Sistem pengendalian intern meliputi rencana organisasi serta semua metode dan ketentuan – ketentuan yang terkoordinasi yang dianut dalam perusahaan untuk melindungi harta miliknya, memeriksa kecermatan (accuracy)  dan seberapa jauh data accounting dapat dipercaya, meningkatkan efisiensi usaha dan mendorong ditaatinya kebijaksanaan perusahaan yang telah digariskan”. 

Sistem akuntansi dan pengawasan intern yang dilakukan mempunyai hubungan erat, sehingga sistem akuntansi yang dipakai oleh suatu perusahaan yang baik kemungkinan akan mengandung unsur – unsur pengawasan yang baik pula. 

Unsur Unsur Pengendalian Intern

Untuk mengidentifikasi unsur – unsur pengendalian dalam sistem akuntansi penjualan, maka harus dirincikan tiga unsur pokok pengendalian intern yaitu : 

1.  Organisasi 
Struktur organisasi mencerminkan pembagian wewenang dan tanggung jawab dalam pencapaian tujuan. Organisasi akan dapat mengalokasikan berbagai sumber daya yang dimilikinya. Adanya pembagian wewenang yang jelas akan memudahkan pertanggung jawaban konsumsi sumber daya organisasi dalam mencapai tujuan. Dalam internal control penjualan organisasi penjualan dimaksud adalah adanya pemisahan fungsi  – fungsi yang terkait dalam penjualan, sehingga tidak ada timpang tindih wewenang didalam organisasi penjualan. 

Adapun pemisahan fungsi tersebut adalah sebagai berikut : 
  1. Fungsi penjualan harus terpisah dengan fungsi kas. 
  2. Fungsi kas harus terpisah dengan fungsi akuntansi. 
  3. Transaksi penjualan tunai harus dilakukan oleh fungsi penjualan, fungsi kas, fungsi penerimaan, dan fungsi akuntansi. 


Baca: Pengertian Penjualan Tunai dan Kredit Menurut Definisi Para Ahli Serta Prosedur Sistem Akuntasi Penjualan


2.  Sistem Otorisasi Dan Prosedur Pencatatan 
Setiap transaksi hanya terjadi atas dasar otorisasi dari pejabat yang memiliki wewenang untuk menyetujui terjadinya transaksi tersebut. Prosedur pencatatan penjualan yang baik akan menjamin data yang direkam dalam formulir dicatat dalam catatan akuntansi dengan tingkat ketelitian dan kehandalan yang tinggi. Dengan demikian sistem otorisasi penjualan akan menjamin dihasilkannya dokumen pembukuan yang dapat dipercaya, sehingga akan menjadi masukan yang dapat dipercaya bagi proses akuntansi.

Pengertian Pengendalian Intern 

3.  Praktik yang Sehat 
Pembagian tanggung jawab fungsional, sistem wewenang dan prosedur pencatatan pada fungsi penjualan yang telah diterapkan tidak akan terlaksana dengan baik jika tidak diciptakan cara  –  cara untuk menjamin praktik yang sehat dalam transaksi penjualan. Internal control sistem informasi akuntansi penjualan perlu dilakukan secara khusus mulai dari pesanan penjualan, persetujuan kredit, pengiriman barang, pembuatan faktur, pembukuan piutang, dan penagihan piutang. 


Daftar Pustaka Makalah Pengendalian Intern Sistem Akuntansi

Mulyadi, (2001),  Sistem Informasi Akuntansi,  Edisi Ke Tiga,  Penerbit  Salemba  Empat,  Jakarta 

Baridwan, Zaki (2000),  Sistem Informasi Akuntansi,  Edisi ke Dua, Cetakan Ke lima Penerbit BPFE , Yogyakarta 

Pengertian Pengendalian Intern Sistem Akuntansi Penjualan dan Unsurnya Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment