Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Tuesday, 7 July 2015

Pengertian Sistem Akuntansi Penjualan Perusahaan Tujuan dan Unsur

Defenisi sistem menurut Simamora (2000;6)  “Seperangkat peraturan dan prosedur yang dirancang untuk memastikan bahwa tugas tertentu dilaksanakan dalam suatu cara yang sudah diterapkan sebelumnya”. 


Sedangkan menurut Hall (2001;2) “Sekelompok dua atau lebih komponen–komponen yang  saling berkaitan  (interrelated)  atau subsistem-subsistem yang bersatu untuk mencari tujuan bersama (Common purpose)”. 

Selain itu defenisi menurut Mulyadi (2001;3)  “Organisasi formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan”. 

Pengertian Sistem Akuntansi

Menurut Baridwan  (2000;6) sistem akuntansi  “Organisasi formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh manajemen”. 

Menurut Bodnar (2003;16) sistem akuntansi penjualan  “Kegiatan administrasi berupa pencatatan – pencatatan formulir – formulir dan prosedur dan alat  –  alat yang digunakan untuk menerima pengelolaan kas dalam bentuk laporan  –  laporan yang diperlukan untuk pihak manajemen dan kreditur untuk mengawasi usahanya dan juga pihak pemerintah”. 

Menurut Niswonger dkk (1999;182) mengatakan sistem akuntansi “Metode dan prosedur untuk mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengikhtisarkan dan melaporkan infomasi mengenai keuangan dan operasi perusahaan“.

Baca: Pengertian Penjualan Tunai dan Kredit Menurut Definisi Para Ahli Serta Prosedur Sistem Akuntasi Penjualan

Dalam perusahaan, baik perusahaan industri, perusahaan dagang maupun perusahaan lainnya yang bertujuan untuk mencari keuntungan, selalu berhadapan dengan masalah penjualan. Supaya penjualan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik, maka harus diciptakan sistem akuntansi penjualan yang baik. 

Suatu perusahaan dalam menyusun sistem akuntansi dapat memilih yang secara manual tanpa menggunakan mesin pembantu dan menggunakan mesin pembukuan yang sederhana sampai menggunakan mesin komputer. 

Sistem disini diartikan sebagai suatu jaringan yang saling berhubungan yang disusun dengan suatu skema yang menyeluruh, untuk melaksanakan kegiatan utama perusahaan dan terdiri dari beberapa prosedur yang merupakan kegiatan saling berhubungan satu dan yang lainnya. 

Dari defenisi diatas kita  dapat melihat, bahwa infomasi yang dihasilkan oleh sistem akuntansi digunakan dan dibutuhkan oleh pihak dalam perusahaan (intern) maupun luar perusahaan (ekstern). Oleh sebab itu sistem akuntansi dirancang sedemikian rupa agar dapat memenuhi kebutuhan perusahaan didalam menghasilkan infomasi. Sistem Akuntansi yang dirancang dengan baik akan menghasilkan informasi yang baik dan tepat bagi pemakai informasi dalam pengambilan keputusan. 

Sistem akuntansi penjualan dapat diartikan sebagai sarana bagi suatu manajemen perusahaan untuk mendapatkan informasi penjualan serta menyajikannya kepada pihak – pihak yang berkepentingan seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

Tujuan Sistem Akuntansi

  • Sistem akuntansi itu harus memenuhi prinsip cepat, yaitu  bahwa sistem akuntansi harus mampu menyediakan data yang diperlukan tepat pada waktunya dan dapat memenuhi kebutuhan. 
  • Sistem akuntansi itu harus memenuhi prinsip aman yang berarti bahwa sistem akuntansi harus dapat membantu menjaga keamanan harta milik perusahaan. 
  • Sistem akuntansi yang disusun itu memenuhi prinsip murah yang berarti barang  –  barang untuk menyelenggarakan sistem akuntansi itu harus dapat ditekan sehingga tidak mahal. 

Unsur Unsur Sistem Akuntansi

a.  Bukti 
Bukti merupakan unsur pokok dalam sistem akuntansi dimana suatu transaksi dicatat saat terjadinya, bukti ini dapat berasal dari perusahaan sendiri maupun dari pihak luar. Bukti transaksi tersebut berupa formulir, seperti faktur penjualan, bukti kas masuk, cek, kwitansi,dan lainnya. 

Selain sebagai catatan tertulis, bukti – bukti juga digunakan untuk : 
  1. Menggerakkan atau mengotorisasi operasi fisik (pesanan penjualan). 
  2. Mencerminkan pertanggung jawaban atau akuntabilitas atas tindakan yang diambil. 
  3. Menyediakan data yang diperlukan untuk pihak luar (data pesanan penjualan yang digunakan untuk menyiapkan faktur penjualan dan ikhtisar penjualan. 

Baca: Pengertian Pengendalian Intern Sistem Akuntansi Penjualan dan Unsurnya

b.  Catatan 
Buku – buku catatan dipergunakan untuk melakukan pencatatan atas transaksi berdasarkan bukti yang ada, yaitu : 
  • urnal adalah catatan pertama yang digunakan untuk mencatat, menggolongkan dan meringkas bukti – bukti yang ada. 
  • Buku besar adalah catatan berupa perkiraan – perkiraan yang akan dijurnal yang telah diposting dan disusun sesuai dengan infomasi dan akan disajikan dalam laporan keuangan. 
Sistem Akuntansi Penjualan

c.  Prosedur 
Sistem akuntansi terdiri atas beberapa prosedur, yang tergantung pada aktifitas perusahaan, biasanya saling berkaitan dan berbeda sesuai dengan sifat dan kebutuhan masing–masing. 

d.  Alat–alat 
Peralatan yang menjadi bagian dari suatu sistem akuntansi adalah alat–  alat yang dipergunakan untuk pencatatan secara rinci seperti buku pembantu. 

e.  Laporan 
Laporan ini dapat berupa neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, daftar piutang, laporan biaya pemasaran. Pada dasarnya, laporan ini berguna sebagai infomasi yang akan dipergunakan oleh pihak intern maupun ekstern perusahaan. 

Daftar Pustaka Sistem Akuntansi Penjualan Perusahaan

Simamora, Henry (2000), Akuntansi Basis Pengambilan Keputusan Bisnis, Jilid 1,    Penerbit Salemba Empat, Jakarta 

Mulyadi, (2001),  Sistem Informasi Akuntansi,  Edisi Ke Tiga,  Penerbit  Salemba  Empat,  Jakarta 

Baridwan, Zaki (2000),  Sistem Informasi Akuntansi,  Edisi ke Dua, Cetakan Ke lima Penerbit BPFE , Yogyakarta 

Bodnar, George H, William S, Penerjemah Amir Abadi Yusuf,(2003),Sistem Informasi Akuntansi, Edisi 6, Penerbit Salemba Empat, Jakarta 

Niswonger  Rollin C, Warren C, Calls, Reeve, Fess, (2005), Edisi 21, Penerjemah Hyginus Rusniwinarto,  Prinsip  –  Prinsip Akuntansi, Penerbit Erlangga, Jakarta

Pengertian Sistem Akuntansi Penjualan Perusahaan Tujuan dan Unsur Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment