Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Sunday, 20 September 2015

Cengkeh Kandungan Kegunaan Klasifikasi dan Taksonomi

Kandungan cengkeh

Cengkeh dewasa ini sebagian besar di manfaatkan untuk penyedap makanan sedangkan pemanfaatan untuk kesehatan sudah dikenal selama berabad-abad. Cengkeh memiliki anti oksidan tinggi karena terdapat kandungan senyawa phenolic. Anti oksidan memiliki arti penting untuk menjaga makanan tetap segar. Maka, kandungan cengkeh memiliki dampak yang besar terhadap industri makanan. Demikian tim peneliti di Spanyol atas hasil riset mereka mengenai khasiat cengkeh. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Flavour and Fragrance edisi terbaru, yang menyebutkan bahwa rempah-rempah ini sebagai antioksidan alami terbaik.(Raghavenra H, Diwakr BT, Lokesh BR, Naidu KA. Eugenol—The active principle from cloves inhibits 5-lipoxygenase activity and leukotriene-C4 in  human PMNL cells. Prostaglandins, Leukotrienes & Essential Fatty Acids 2006;(74):23-7)


Jurnal Protaglandins, Leukotrienes and Essential Fatty Acids yang diterbitkan Harcourt Publishers Ltd mengungkapkan cengkeh memiliki kemampuan antikoagulan (pencegah penggumpalan darah). Daya kerjanya sama hebat dengan aspirin. Informasi ini diperkuat dengan temuan seorang ilmuwan dari University of Wisconsin Amerika Utara yang mengungkapkan cengkeh mengandung suatu senyawa antibeku darah. Zat ini dapat melonggarkan pembuluh darah jantung yang tersumbat. Pendek kata, uraian jurnal dan riset ilmuwan Amerika ini mengisyaratkan pesan, rajin mengonsumsi makanan mengandung cengkeh dapat melindungi manusia dari ancaman stroke dan serangan jantung. (Raghavenra H, Diwakr BT, Lokesh BR, Naidu KA. Eugenol—The active principle from cloves inhibits 5-lipoxygenase activity and leukotriene-C4 in  human PMNL cells. Prostaglandins, Leukotrienes & Essential Fatty Acids 2006;(74):23-7)


Gambar . Struktur Eugenol (Wikipedia. Eugenol. < http://id.wikipedia.org/wiki/Eugenol> (8 Agustus) 

Kegunaan Cengkeh

Cengkeh juga berkhasiat sebagai antibakteri alami. Melalui serangkaian penelitian di laboratorium, Dalijit Arora, seorang ahli mikrobilogi dari India membuktikan cengkeh dapat membunuh hampir semua bakteri penyebab penyakit yang ditelitinya, termasuk bakteri-bakteri yang resisten terhadap obat-obat antibiotika. Berdasarkan penelitian ini dapat dimengerti mengapa para herbalist menempatkan cengkeh sebagai tumbuhan pengobat radang. Hal ini disebabkan radang dapat dipicu oleh infeksi bakteri. (Arora-Daljit S, Kaur J. Antimicrobial activity of spices. Int. J. Antimicrob Agents 2000;(12):257-62.)

Berdasarkan penelitian diketahui bahwa minyak cengkeh dapat mengurangi peradangan dalam tubuh, meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami, memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan metabolisme serta membantu mengatasi stres dan depresi. (Saeed S, Tariq P. Invitro antibacterial activity of clove against gram negative bacteria. Pak. J. Bot 2008;40(5): 2157-60 )

Beberapa cara penggunaan minyak cengkeh agar bermanfaat bagi kesehatan, seperti diberitakan dari eHow, yaitu: (Ehow. Uses of clove oil . < http://www.ehow.com/about_5370364_uses-clove-oil.html > (28 Januari 2011) 

  1. Minyak cengkeh bermanfaat untuk memperbaiki kondisi pernapasan. bagi orang yang menderita pilek, hidung tersumbat, infeksi virus, asma, TBC atau bronchitis bisa menggunakan minyak cengkeh. Minumlah campuran 10-15 tetes minyak cengkeh dalam segelas air matang. Ini juga efektif untuk mengatasi gejala sakit tenggorokan. 
  2. Minyak cengkeh bisa mengobati sakit gigi. Zat eugenol yang terkandung dalam minyak cengkeh bisa menjadi anti sakit sekaligus antibakteri dan antijamur secara alami. Teteskan minyak cengkeh dan minyak zaitun ke bola  kapas, lalu tempelkan pada gigi yang berlubang atau sakit. Teknik ini juga bisa mengurangi peradangan.
  3. Minyak cengkeh untuk mengurangi nyeri otot dan sendi. Di dalam minyak cengkeh terdapat kalsium, minyak omega 3 dan zat besi yang semuanya dapat berkontribusi dalam menguatkan sendi dan tulang di tubuh. 
  4. Minyak cengkeh untuk merawat kondisi kulit, mengobati bekas gigitan serangga dan mengurangi kemungkinan infeksi. 


Penelitian Aisyah (2011) menunjukkan adanya daya hambat dari pasta gigi yang mengandung bunga cengkeh terhadap Streptococcus mutans.27 Dessy Enayati (2009) juga meneliti ekstrak metanol bunga cengkeh yang ternyata memiliki daya hambat terhadap bakteri penyebab karies gigi yaitu Streptococcus mutans.8 Selain itu Kamal dan Radhika telah melakukan penelitian terhadap minyak atsiri cengkeh yang menghasilkan minyak atsiri cengkeh memiliki sifat antimikroba terhadap mikroorganisme penyebab gigi karies yaitu Streptococcus mutans, Staphylococcus aureus, Lactobacillus acidophillus, Candida albicans dan Saccharomyces cerevisiae. (Aneja K R, Joshi R. Antimicrobial Activity of Syzygium aromaticum and Its Bud Oil Against Dental Caries Causing Microorganisms. Ethnobotanical Leaftes 2010;(14) : 960-75. )

Klasifikasi Cengkeh

Kerajaan : Plantae
Filum : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo          : Myrtales
Familia : Myrtaceae
Genus : Syzygium
Spesies : S. Aromaticum (Raghavenra H, Diwakr BT, Lokesh BR, Naidu KA. Eugenol—The active principle from cloves inhibits 5-lipoxygenase activity and leukotriene-C4 in  human PMNL cells. Prostaglandins, Leukotrienes & Essential Fatty Acids 2006;(74):23-7)

Gambar. Cengkeh


Daftar Pustaka Makalah Cengkeh
Ditulis pada akhir kutipan berada dalam kurung dan ukuran fontnya kecil

Cengkeh Kandungan Kegunaan Klasifikasi dan Taksonomi Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment