Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Saturday, 28 May 2016

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hubungan Antar Saudara Kandung

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hubungan Antar Saudara Kandung  
Terdapat banyak kondisi yang menentukan kualitas hubungan antar saudara kandung. Dalam banyak hal, beberapa di antaranya muncul pada waktu yang bersamaan. Kombinasi faktor inilah yang menyulitkan pengendalian hubungan antar saudara kandung. Hurlock (1999) mengemukakan faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan antar saudara kandung, sebagai berikut : 

  1. Sikap orang tua. Sikap orang tua terhadap anak dipengaruhi sejauh mana anak mendekati keinginan dan harapan  orang tua. Sikap orang tua juga dipengaruhi oleh sikap dan perilaku  anak terhadap anak yang lain dan terhadap orang tuanya.  
  2. Urutan kelahiran. Semua anak diberi peran menurut urutan kelahiran dan mereka diharapkan memerankan peran tersebut. Jika anak menyukai peran yang diberikan padanya, semua berjalan dengan baik. Tetapi, peran yang diberikan itu bukanlah peran yang  dipilih sendiri, maka kemungkinan terjadi perselisihan besar sekali. 
  3. Jenis kelamin saudara kandung. Perbedaan jenis kelamin mempengaruhi kualitas hubungan antar suadara kandung  dalam hal kedekatan dan konflik.  Saudara kandung berjenis kelamin yang sama menunjukkan kedekatan yang lebih besar dan konflik yang lebih kecil dibandingkan dengan saudara kandung yang berbeda jenis kelamin.  
  4. Perbedaan usia. Jika perbedaan usia antar saudara besar, hubungan antara orang tua dan anak secara keseluruhan berbeda dari hubungan dengan anak-anak berdekatan usia. Bila perbedaan usia antar saudara besar, baik jika berjenis kelamin sama maupun berlawanan, hubungan lebih ramah, kooperatif dan kasih-mengasihi terjalin daripada bila usia mereka berdekatan. Cicirelli (1996) menyatakan bahwa jarak usia 1-4 tahun berpengaruh negatif pada kedekatan dengan saudara kandung dan berpengaruh positif pada konflik dan persaingan. 
  5. Jumlah saudara. Jumlah saudara  yang kecil cenderung menghasilkan hubungan yang lebih banyak perselisihan  daripada jumlah saudara yang besar. Bila hanya ada dua orang atau tiga anak dalam keluarga, mereka lebih sering bersama daripada jika jumlahnya besar. Keluarga yang mempunyai keluarga berukuran sedang, yaitu dengan anak lebih dari tiga anak atau lima anak, tentunya akan menunjukkan perilaku yang berbeda terhadap masing-masing anggota keluarga jika dibandingkan dengan keluarga yang berukuran besar yaitu keluarga dengan yang memiliki lebih dari lima anak. 
  6. Jenis disiplin. Hubungan antar saudara kandung tampak lebih rukun dalam keluarga yang menggunakan disiplin otoriter dibandingkan dengan keluarga yang mengikuti pola permisif. Orang tua yang bersifat autoritarian membuat batasan dan kendali yang tegas terhadap remaja. Bila anak dibiarkan bertindak  sesuka hati, hubungan antar saudara kandung sering tidak terkendalikan lagi.  
  7. Pengaruh orang lain. Kehadiran orang  luar di rumah, tekanan orang luar pada anggota keluarga dan perbandingan anak dengan saudara kandungnya oleh orang luar akan mempengaruhi hubungan mereka. Orang lain, baik anggota keluarga maupun  teman orang tua atau guru dapat menimbulkan atau memperhebat ketegangan yang telah ada dalam hubungan antar saudara kandung dengan membandingkan anak yang satu dengan anak yang lain. 
Faktor Mempengaruhi Antar Saudara Kandung

Penelitian Minnet (dalam Foster, 1987), menemukan konflik banyak ditemukan pada saudara kandung yang memiliki jarak usia yang lebih kecil. Meskipun jarak usia tidak terlalu besar, namun orang tua dan sanak keluarga tetap cenderung mengharapkan anak yang lebih  tua menjadi model yang baik dan mengecamnya bila gagal melakukannya.  
Berdasarkan uraian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan saudara kandung yang berhubungan secara langsung dengan ciri-ciri saudara kandung itu sendiri antara lain, jarak usia diantara saudara kandung, urutan kelahiran dalam keluarga, jumlah saudara kandung serta jenis kelamin saudara kandung, Sedangkan faktor-faktor yang lain lebih berhubungan langsung dengan orang tua, seperti pola disiplin dan sikap orang tua, serta faktor sikap sanak keluarga lainnya.  

Daftar Pustaka Makalah Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hubungan Antar Saudara Kandung 

Cicirelli, Victor, G. (1996). Siblings Relationships in Middle and Old Age. Dalam G. H. Brody (Ed.),  Advances in Applied Developmental Psychology: Sibling Relationships (pp. 47- 73). Norwood: New Jersey, Ablex

Hurlock, Elizabeth B. (1999).  Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Edisi Kelima. Jakarta: Penerbit Erlangga 

Foster, Bruce, C. (1987). Children and Siblings. Dalam Thomas, A., & Grimes, J. (Ed.),  Children’s Needs: Psychological Perspective  (pp. 146 -151). National Association of School Psychologist 

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hubungan Antar Saudara Kandung Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment