Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Friday, 27 May 2016

Hubungan Fear of Failure dengan Minat Berwirausaha Multi Level Marketing (MLM) pada Mahasiswa

Hubungan Fear of Failure dengan Minat Berwirausaha Multi Level Marketing (MLM) pada Mahasiswa 

Setiap manusia yang hidup di dunia ini memiliki ketakutan atau fear yang tumbuh dalam dirinya. Fear merupakan hal yang wajar terjadi suatu waktu pada diri manusia. Fear ini sendiri menurut Kamus Bahasa Indonesia (2008) adalah perasaan gentar (ngeri) menghadapi sesuatu yang dianggap akan mendatangkan bencana.


Dari sekian banyak fear yang mungkin dialami oleh seorang manusia, maka fear akan kegagalan merupakan salah satu hal yang paling banyak terjadi di masa sekarang ini. Fear akan kegagalan atau fear of failure menurut Atkinson (dalam Sagar & Stoeber, 2009) merupakan sebuah bentuk dorongan untuk menghindari konsekuensi negatif yang mungkin terjadi pada individu dalam suatu situasi tertentu.

Indivudu pasti akan pernah merasakan fear of failure saat ia berusaha untuk melakukan atau mencapai sesuatu yang berkaitan dengan pencapaian prestasi. Hal ini juga sesuai dengan pernyataan Elliot & Thrash (2004) dalam penelitiannya yaitu, fear of failure merupakan sebuah bentuk penghindaran yang biasanya didasarkan pada pencapaian prestasi atau keberhasilan. Sederhananya, bisa dikatakan seseorang yang mengalami ketakutan untuk gagal pasti akan berusaha untuk menghindari ketakutannya sehingga ia tidak perlu lagi untuk merasa takut gagal.

Fear of failure ini tentu akan sangat memiliki dampak terhadap minat individu tersebut dalam melakukan kegiatannya. Seperti yang telah sama-sama kita ketahui, Minat menurut Purwanto (dalam Puri, 2008) adalah perbuatan yang mengarahkan kepada suatu tujuan dan merupakan suatu dorongan bagi perbuatan itu. Apabila minat seseorang menurun, maka dorongan untuk melakukan kegiatan ikut menjadi menurun pula.

Wulandari (2013) menyatakan bahwa beberapa faktor intrinsik yang dapat menurunkan minat bisa datang dari banyak hal yang salah satunya adalah perasaan takut gagal, ragu-ragu, dan kurangnya keyakinan. Ketakutan untuk gagal inilah yang disebut juga sebagai fear of failure.

Jika kemudian fear of failure ini dikaitkan dengan minat seorang mahasiswa terhadap kegiatan berwirausaha Multi Level Marketing (MLM), maka tentu minat mahasiswa untuk berwirausaha tersebut bisa saja semakin menjadi menurun karena ia takut untuk gagal sehingga berusaha menghindari kegiatan berwirausaha MLM tersebut.

Ketakutan semacam ini bisa terjadi mengingat mahasiswa masih berada dalam tahap dewasa awal yang mana sesuai dengan pernyataan Sri Iswanti (dalam Dhemy, 2012), orang dewasa muda banyak yang mengalami ketegangan emosi yang berhubungan dengan persoalan-persoalan yang dialaminya. Ketakutan atau kekhawatiran yang timbul ini pada umumnya bergantung pada sejauh mana kesuksesan atau kegagalan yang dialami dalam pergumulan persoalan.

Apalagi ditambah dengan banyaknya tanggapan negatif yang hadir di masyarakat terkait dengan mahasiswa yang menjalankan bisnis MLM meski secara teoritis bisnis ini dikatakan sangat menjanjikan. Seperti pernyataan Royan (2002) bahwa banyak sekali orang yang tertarik untuk menjalankan MLM ini karena tertarik dengan konsep jaringannya. Ditambah lagi, wirausaha MLM ini tidak membutuhkan modal yang terlalu besar. Dari seluruh pernyataan di atas, bisa dilihat bahwa sepertinya fear of failure memiliki andil terhadap penurunan minat seseorang dalam melakukan kegiatannya, terutama dalam hal ini minat mahasiswa berwirausaha MLM.

Namun kemudian Conroy (2004) dalam penelitiannya tentang fear of failure terhadap atlet olahraga ternyata juga menemukan sisi lain dari peran fear of failure dalam mempengaruhi minat. Ia menemukan bahwa fear of failure yang timbul dalam diri seorang atlet malah bisa menjadi semacam energi yang memotivasinya untuk berusaha lebih keras dalam mencapai goal atau tujuan yang diharapkan. Hal ini kemudian berdampak pada perilaku atlet yang semakin menunjukkan peningkatan performa dalam penampilannya.

Ini menjadi wajar sebab atlet adalah seseorang yang menggantungkan seluruh karirnya pada sebaik mana ia dapat memberikan kontribusi bagi timnya. Apabila seorang atlet gagal menunjukkan performa terbaiknya, maka ia pasti tidak akan menjadi prioritas utama dalam tim. Dan tentu ini sangat berpengaruh besar. Sebab ia menggantungkan hidupnya di sana. Sagar & Stoeber (2009) kemudian memperkuat penelitian tentang atlet ini dengan menunjukkan bahwa peningkatan prestasi atlet yang disebabkan oleh fear of failure yang tinggi, semata-mata terjadi karena tuntutan seorang atlet yang harus selalu dituntut tampil sebagai seorang perfeksionis atau sempurna.

MLM pada Mahasiswa

Ini menunjukkan jika seorang atlet takut untuk gagal dalam upaya pencapaian sesuatu, maka ia malah jadi semakin termotivasi untuk menghindari kegagalan tersebut dengan cara memberikan seluruh kemampuan terbaiknya dalam melakukan suatu kegiatan olahraga tertentu agar ia tidak perlu merasakan fear of failure. Namun Sagar & Stoeber (2009) mengatakan hal ini hanya terjadi pada bidang pekerjaan yang selalu menuntut hasil yang terbaik untuk membuat seseorang tetap dipertahankan.

Berdasarkan penjelasan di atas, bisa dilihat dampak dari fear of failure ini ternyata saling bertolak belakang. Sehingga dengan demikian, jika kembali dikaitkan dengan penelitian ini, adanya perasaan fear of failure dalam diri mahasiswa ketika menjalankan usaha MLM ini akan juga berdampak pada minatnya dalam berwirausaha. Sehingga berdasarkan hal tersebut dapat dikatakan bahwa ada hubungan antara fear of failure dengan minat berwirausaha MLM pada mahasiswa.


Daftar Pustaka Makalah Hubungan Fear of Failure

Elliot, A J & Sheldon, M K. (1997). Avoidance achievement motivation: A personal goals analysis. Journal of personality and social psychology.Vol. 73 No. 1. 1997.

Puri, Y. S. (2011). Hubungan antara adversity quotient dengan minat berwirausaha siswa kelas XII pemasaran di SMKN Surabaya. Tesis. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Dhemy, P. (2012). Profesi saya terlarang: Studi kasus mengenai konsep diri mahasiswa yang berprofesi sebagai gigolo. Tesis. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Sagar, S. S., & Stoeber, J. (2009). Perfectionism, fear of failure, and affective responses to success and failure: The central role of fear of experiencing shame and embarrassment. Journal of sport & exercise psychology. Vol. 31 No. 5. 2009.

Conroy, D.E., Kaye, M.P., & Fifer, A.M. (2007). Cognitive links between fear of failure and perfectionism. Journal of rational-emotive & cognitive-behavior therapy, 25, 239-240.

Royan, F. M. (2002). Rahasia sukses menjual (Sumber inspirasi distributor MLM dan salesman). Yogyakarta: PenerbitAndi.

Reality. (2008). Kamus terbaru bahasa Indonesia. Surabaya: Reality Publisher.

Hubungan Fear of Failure dengan Minat Berwirausaha Multi Level Marketing (MLM) pada Mahasiswa Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment