Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Thursday, 17 September 2015

Pengertian Antibiotik Definisi AntiMikroba

Pengertian Antibiotik

Definisi Antimikroba adalah obat pembasmi mikroba, khususnya   mikroba yang merugikan manusia. Antibiotik ialah zat yang dihasilkan oleh suatu mikroba, terutama fungi, yang dapat menghambat atau dapat membasmi   mikroba lain. Banyak antibiotik yang dibuat secara semisintetik atau sintetik penuh. Obat yang digunakan untuk membasmi mikroba, penyebab infeksi pada manusia, ditentukan harus memiliki sifat  toksisitas selektif setinggi mungkin.  
Artinya, obat tersebut haruslah bersifat sangat toksik untuk mikroba. 


Berdasarkan sifat toksisitas selektif, ada antimikroba yang bersifat menghambat pertumbuhan mikroba, dikenal sebagai  aktivitas bakteriostatik;  dan ada yang bersifat membunuh mikroba, dikenal sebagai aktivitas bakterisid. 

Berdasarkan mekanisme kerjanya, antimikroba dibagi dalam lima kelompok, yaitu: 
  • Yang mengganggu metabolisme sel mikroba. 
  • Yang menghambat sintesis dinding sel mikroba.
  • Yang mengganggu permeabilitas membran sel mikroba. 
  • Yang menghambat sintesis protein sel mikroba. 
  • Yang menghambat sintesis atau merusak asam nukleat sel mikroba. 


Penggunaan terapeutik antimikroba di klinik bertujuan membasmi mikroba penyebab infeksi. Penyakit infeksi dengan gejala klinik ringan, tidak perlu segera mendapatkan antimikroba. Menunda pemberian antimikroba malah memberikan kesempatan terangsangnya mekanisme kekebalan tubuh.( Setiabudy dan Gan,2007) 

Bahan Baku

Bahan Baku  adalah semua bahan baik yang berkhasiat (zat aktif) maupun  tidak berkhasiat, yang berubah maupun tidak berubah, yang di gunakan dalam pengolahan obat walaupun tidak semua bahan tersebut masih terdapat di dalam produk ruahan (Siregar,2010)

Bahan (zat) aktif adalah setiap bahan atau campuran bahan yang akan digunakan dalam pembuatan sediaan farmasi dan apabila digunakan dalam pembuatan obat menjadi zat aktif obat tersebut. Dalam pengertian lain, bahan (zat) aktif adalah bahan yang ditujukan untuk menghasilkan khasiat farmakologi atau efek langsung lain dalam diagnosis,penyembuhan,peredaan,pengobatan atau pencegahan penyakit,atau untuk mempengaruhi struktur dan fungsi tubuh.(Dirjen POM,2006) 

Pengertian Antimikroba

Syarat – syarat bahan baku 

Semua bahan baku yang digunakan harus memenuhi persyaratan farmakope  atau buku resmi lain yang disetujui oleh industri farmasi yang bersangkutan. Selain itu, bahan – bahan yang dibeli harus sesuai dengan spesifikasi hasil uji agar diperoleh mutu obat yang konsisten dan memenuhi persyaratan keamanan,khasiat,stabilitas,dan ketersediaan hayati (Siregar,2010) 

Beberapa ketentuan persyaratan bahan baku menurut Dirjen POM,2006 adalah sebagai berikut : 
  • Pemasok bahan awal dievaluasi dan disetujui untuk memenuhi spesifikasi mutu yang telah ditentukan oleh perusahaan. 
  • Tiap spesifikasi hendaklah disetujui dan disimpan oleh bagian Pengawasan Mutu kecuali untuk produk jadi yang harus disetujui oleh kepala bagian Manajemen Mutu (Pemastian Mutu). 
  • Revisi berkala dari tiap spesifikasi perlu dilakukan agar memenuhi Farmakope edisi terakhir atau literatur resmi lain.
  • Spesifikasi bahan awal hendaklah mencakup, dimana diperlukan : 


a)  Deskripsi bahan, termasuk : 
  • Nama yang ditentukan dan kode produk internal. 
  • Rujukan monografi  farmakope. 
  • Distribusi yang disetujui. 
  • Standar mikrobiologis. 

b)  Petunjuk pengambilan sampel dan pengujian atau prosedur rujukan. 
c)  Persyaratan kualitatif dan kuantitatif dengan batas penerimaan. 
d)  Kondisi penyimpanan dan tindakan pengamanan. 
e)  Batas waktu penyimpanan sebelum dilakukan pengujian kembali. 
  • Identitas suatu bets bahan awal biasanya hanya dapat dipastikan apabila sampel diambil dari tiap wadah dan dilakukan uji identitas terhadap tiap sampel. 
  • Pengambilan sampel boleh dilakukan dari sebagian wadah bila telah dibuat prosedur tervalidasi untuk memastikan bahwa tidak satupun wadah bahan awal yang salah label identitasnya. 
  • Mutu suatu bets bahan awal dapat dinilai dengan mengambil dan menguji sampel. Sampel yang diambil untuk uji identitas dapat digunakan untuk tujuan tersebut. 
  • Jumlah yang diambil untuk menyiapkan sampel hendaklah ditentukan secara statistik dan dicantumkan dalam pola pengambilan sampel. 
  • Jumlah sampel yang dapat dicampur menjadi satu sampel komposit hendaklah ditetapkan dengan pertimbangan sifat bahan,  informasi tentang pemasok homogenitas sampel komposit itu. 


Daftar Pustaka Makalah Antibiotik

Siregar, C.J.P (2010). Teknologi Farmasi Sediaan Tablet:  Dasar-Dasar Praktis.  Jakarta: EGC. Hal 15,16,123,605,647   

Setiabudy, R., Kunardi, L. 2007. Farmakologi dan Terapi Edisi 5 : Golongan Tetrasiklin dan Kloramfenikol.  Gaya Baru, Jakarta. Hlm 657-659 

Departemen Kesehatan RI. 1995. Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta. Hlm 2, 3, 189-190, 999-1000, 1066, 1086 

Pengertian Antibiotik Definisi AntiMikroba Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment