Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Friday, 18 September 2015

Pengertian Commuter Marriage Definisi Karakteristik Pernikahan dan Keluarga

Pengertian Commuter Marriage adalah kesepakatan yang dilakukan dengan sukarela oleh pasangan suami istri yang berada pada dua lokasi geografis yang berbeda dengan pekerjaan masing-masing dan dipisahkan setidaknya tiga malam dalam satu minggu selama sesedikitnya tiga bulan (Gerstel dan Gross, 1982).


Definisi Commuter Marriage

Istilah lain commuter marriage yang digunakan Stafford (2005) adalah dual career dual residence (DCDR), yang didefinisikan sebagai individu-individu yang menikah, dengan atau tanpa anak, yang secara sukarela mempertahankan kelangsungan hidup pada dua tempat tinggal yang berjauhan, dengan maksud untuk mempertahankan pernikahan, dan keduanya berkomitmen terhadap karir mereka.

Rhodes (2002) menyatakan bahwa dalam beberapa referensi, commuter marriage didefinisikan sebagai:
  1. pasangan yang melanjutkan karir dengan melibatkan pekerjaan yang membutuhkan komitmen yang tinggi dan pelatihan khusus dengan tanggung jawab yang besar (ini mencakup mahasiswa yang melanjutkan tingkat pendidikan lanjutan). 
  2. pasangan memutuskan untuk menjaga keberlangsungan kehidupan rumah tangga pada lokasi yang terpisah secara geografis dengan tujuan untuk meningkatkan karir pada pasangan tersebut. 


Rhodes (2002) juga menambahkan bahwa dengan demikian, sales, pekerja dengan pekerjaan yang berhubungan dengan perjalanan, personel militer, migran yang menjadi pekerja, pekerja konstruktif dan pramugari yang meninggalkan rumah untuk waktu tertentu bukan termasuk dalam definisi commuter marriage.

Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa commuter marriage adalah pasangan suami istri dengan atau tanpa anak yang tinggal terpisah secara geografis karena adanya komitmen yang tinggi terhadap karir dan mempertahankan pernikahan.


Karakteristik Commuter Marriage

Beberapa karakteristik yang membedakan pasangan commuter marriage dengan pernikahan lainnya (Gerstel & Gross, 1982):
  1. Lama pasangan tinggal di rumah yang berbeda bervariasi, mulai dari tiga bulan sampai 14 tahun. 
  2. Jarak yang memisahkan pasangan tersebut antara 40-2.700 mil 
  3. Jarak yang bervariasi dari rumah utama, kebanyakan pasangan tersebut menghabiskan waktu mereka di rumah yang berbeda (salah satu pasangan di rumah utama dan pasangan lain di rumah lain di tempat lain). 
  4. Pasangan biasanya melakukan reuni dengan variasi periode waktu yang berbeda-beda. Beberapa diantaranya melakukan reuni pada akhir pekan tanpa mempertanyakan kapan akan melakukan reuni selanjutnya. 



Karakteristik Pernikahan dan Keluarga

Rhodes  (2002)  menjelaskan  karakteristik  pernikahan  dan  keluarga commuter, antara lain:
  1. Adanya atau tidak-adanya kehadiran anak yang tinggal di rumah dalam keluarga. Rotter, Barnett, & Fawcett (dalam Rhodes, 2002) setuju bahwa pasangan commuter marriage akan mengalami pola hidup yang lebih menyulitkan dengan adanya kehadiran anak yang tinggal di rumah. 
  2. Ketika pasangan setuju untuk melakukan tipe pernikahan seperti ini, salah satu orang tua biasanya tinggal di rumah bersama dengan anak-anak, sehingga akan mengemban tanggung jawab, stress, dan jumlah pekerjaan yang lebih besar, dan orang tua lainnya biasanya akan pindah ke lokasi yang lebih dekat dengan pekerjaannya (Anderson, 1992). 
  3. Orang tua yang melakukan perpisahan dengan keluarga dapat lebih fokus dengan pekerjaannya, namun orang tua yang tinggal dengan anak-anak biasanya mengambil peran sebagai orangtua tunggal (single parent). Biasanya orang tua yang tidak melakukan perpisahan akan merasa kecil hati dengan perubahan dalam tanggung jawab dan pengaturan hidup (Carter, 1992). 
  4. Banyak orang tua yang melakukan perpisahan merasakan rasa bersalah telah berpisah dengan keluarga dan melewatkan bagian-bagian penting dalam perkembangan anak-anak mereka (Johnson, 1987, Rotter et al., 1998). 
  5. Untuk menutupi rasa bersalah mereka, umumnya orang tua tersebut mengambil langkah-langkah seperti memberikan perhatian secara kualitas ketika menghabiskan waktu dengan anak-anak mereka, memberikan model peran alternatif untuk anak-anak dan memberikan kesempatan pada anak-anak dalam memilih dua tempat tinggal yang berbeda (Jackson et al., 2000; Rotter et al., 1998). 


Daftar Pustaka Makalah Commuter Marriage

Rhodes, A. (2002). Long-distance relationships in dual-career commuter couples: A review of counseling issues. The Family Journal: Counseling and Therapy for Couples and Families,  10, 398-404. Diakses tgl.2 Oktober, 2008 dari: http://tfj.sagepub.com/cgi/content/abstract/10/4/398. 

Gerstel, N. & Gross, H. E. (1982). Commuter marriages: A review. Dalam Gross, H. & Sussman, Marvin B. (Eds). Marriage and family review  (5th ed., hal. 71-93). New York: Haworth Press. 

Stafford, Laura. (2005).  Maintaining long-distance and cross-residential relationships. New Jersey: Lawrence Earlbaum Associates 

Pengertian Commuter Marriage Definisi Karakteristik Pernikahan dan Keluarga Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment