Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Friday, 27 May 2016

Pengertian Perkawinan Campuran Definisi dan Alasan Melakukannya

Pengertian Perkawinan - Duvall dan Miller (1986) mendefinisikan perkawinan  sebagai  hubungan antara pria dan wanita yang diakui dalam masyarakat yang melibatkan hubungan seksual, adanya penguasaan dan hak mengasuh anak, dan saling mengetahui tugas masing-masing sebagai suami dan istri. 


Gardiner & Myers (dalam Papalia, Olds & Feldman, 2004) menambahkan bahwa perkawinan menyediakan keintiman, komitmen, persahabatan, cinta dan kasih sayang, pemenuhan seksual, pertemanan dan kesempatan  untuk pengembangan emosional seperti sumber baru bagi identitas dan harga diri. 

Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan perkawinan adalah hubungan antara pria dan wanita yang diakui dalam masyarakat yang melibatkan hubungan seksualdan kesempatan untuk pengembangan emosional seperti sumber baru bagi identitas dan harga diri 

Definisi Perkawinan Campuran 

Menurut Cohen (dalam Hariyono, 1993) perkawinan campur merupakan perkawinan yang terjadi antara individu dari kelompok  etnis yang berbeda.

Menurut Sunarto (2004)  dalam hubungan perkawinan berlaku aturan eksogami dan endogami, yaitu: 

a.  Eksogami 
Eksogami adalah suatu perkawinan antara etnis, klan, suku, kekerabatan dalam lingkungan yang berbeda. Eksogami dapat dibagi menjadi dua macam, yakni : 
  1. Eksogami connobium asymetris terjadi bila dua atau lebih lingkungan bertindak sebagai pemberi atau penerima gadis seperti pada perkawinan suku batak dan ambon. 
  2. Eksogami connobium symetris apabila pada dua atau lebih lingkungan saling tukar-menukar jodoh bagi para pemuda.

    Eksogami melingkupi heterogami dan homogami. Heterogami adalah perkawinan antar kelas sosial yang berbeda seperti misalnya anak bangsawan menikah dengan anak petani. Homogami adalah perkawinan antara kelas golongan sosial yang sama seperti contoh pada anak saudagar atau pedagang yang kawin dengan anak saudagar atau pedagang. 

Pengertian Perkawinan Campuran

b.  Endogami 
Endogami adalah suatu perkawinan antara etnis, klan, suku, kekerabatan dalam lingkungan yang sama. 

Perkawinan campuran adalah bersatunya jiwa, kepribadian, sifat dan perilaku dua insan berlawanan jenis yang berbeda etnis/latar belakang budaya untuk disyahkan secara resmi sebagai pasangan suami istri. Dalam perkawinan  campur ini terjadi proses akulturasi budaya antara pasangan yang mungkin menimbulkan konflik (stres akulturasi). Melalui adaptasi secara psikologis dan sosiokultural segala hal yang berkaitan dengan pasangannya serta latar belakang yang berbeda dapat diterima untuk menjalani rumah tangga bersama-sama. 

Alasan Melakukan Perkawinan Campuran 

Porterfield (dalam Hariyono, 1993) menyebutkan ada enam alasan  seseorang melakukan perkawinan campur:  
  • Seseorang mungkin melakukan perkawinan campur dengan alasan idealisme 
  • Seseorang bersifat kosmopolitan  atau memilih teman secara personal bukan alasan budaya.  
  • Seseorang melakukan perkawinan campur untuk menentang otoritas orang tua baik secara sadar ataupun tidak sadar.  
  • Seseorang melakukan perkawinan campur karena tertarik secara psikoseksual   


Daftar Pustaka Makalah Perkawinan Campuran

Hariyono, P. (1993). Kultur Cina dan Jawa, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. 

Sunarto, Kamanto.  (2004). Pengantar Sosiologi (Edisi Revisi). Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. 

Duvall, E.M.,& Miller, B.C. (1985).  Marriage and Family Development. 6th Edition. New York: Harper & Row Publishers. 

Papalia, D. E., Old, S. W., & Feldman, R.D. (2004). Human Development. (10th Ed). USA: McGraw-Hill 

Pengertian Perkawinan Campuran Definisi dan Alasan Melakukannya Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment