Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Tuesday, 22 September 2015

Pengertian Sistem adalah Definisi Menurut Para Ahli Analisis dan Perancangan

Pengertian Sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan secara bersama untuk mencapai tujuan yang sama dan bertanggungjawab untuk memproses masukan (input) sehingga menghasilkan keluaran (output) yang berupa informasi yang dihasilkan dari sistem tersebut adalah hasil pengolahan dari data menjadi bentuk untuk pengambilan keputusan.


Dengan demikian sistem dapat berupa kesatuan yang terdiri atas jaringan kerja kausal dari bagian-bagian yang saling berhubungan. Hubungan dari tiap-tiap bagian ini akan ditentukan oleh tujuan spesifik dari sistem. Singkatnya, sistem adalah kumpulan obyek yang saling berinteraksi dan bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu dalam lingkungan yang kompleks.

Sebuah sistem harus mempunyai tujuan atau sasaran. Pengembangan sistem terdiri dari personil-personil sebagai berikut:

1. Manajer Analis Sistem 
Manajer analis sistem disebut juga sebagai koordinator proyek dan mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: 
  • Sebagai ketua/koordinator tim pengembangan sistem. 
  • Mengarahkan, mengkontrol, dan mengatur pengemangan sistem yang akan dilakukan. 
  • Membuat jadwal dalam mendefinisikan masalah, studi kelayakan, desai sistem, dan penerapannya. 
  • Memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan sistem. 
  • Mewakili tim untuk berhubungan dengan pemakai sistem dalam hal perundingan-perundingan dan pemberian-pemberian nasehat kepada manajemen dan pemakai sistem. 
  • Membuat laporan-laporan kemajuan proyek 
  • Mengkaji ulang dan memeriksa kembali hasil kerja dari tim. 


2. Ketua Analis Sistem 
Ketua analis sistem biasanya menjabat sebagai wakil dari manajer analis sistem. Tugasnya membantu manajer analis sistem dan mewakilinya apabila manajer berhalangan. 

3. Analis Sistem Senior 
Analis sistem senior merupakan analis sistem yang sudah berpengalaman. 

4. Analis Sistem 
Analis sistem merupakan analis sistem yang cukup berpengalaman dan dapat bekerja sendiri tanpa bimbingan dari analis sistem senior. 

5. Analis Sistem Junior 
Analis sistem junior merupakan analis sistem yang cukup berpengalaman dan masih membutuhkan bimbingan dari analis sistem yang lebih senior. 

6. Pemogram Aplikasi Senior 
Pemogram aplikasi senior merupakan pemograman komputer yang sudah berpengalaman dengan tugas merancang spesifikasi dari program aplikasi dan mengkoordinasi kerja dari pemogram lainnya. 

7. Pemogram Aplikasi 
Pemogram aplikasi merupakan pemogram komputer yang cukup berpengalaman dan dapat melakukan tugasnya tanpa harus dibimbing secara langsung lagi. 

8. Pemogram Aplikasi Junior 
Pemogram aplikasi junior merupakan pemogram komputer yang belum berpengalaman dan masih di bawah bimbingan langsung dari pemogram yang lebih senior. Pemogram aplikasi junior biasanya hanya dilibatkan pada pembuatan modul program sederhana, seperti pembuatan bentuk-bentuk input dan output. 

Sedangkan sistem buatan manusia dapat berinteraksi atau dikontrol oleh satu atau lebih komputer atau disebut dengan sistem terotomasi. Sistem terotomasi terdiri atas:
  • On-line system, yaitu sistem yang menerima langsung input pada area dimana input tersebut direkam, dan menghasilkan output yang dapat berupa hasil komputasi pada area dimana mereka dibutuhkan. 
  • Real-time system, yaitu mekanisme pengontrolan, perekam data, pemrosesan yang sangat cepat sehingga output yang dihasilkan dapat diterima dalam waktu yang relatif lama. 
  • Decision support + strategic planning system, yaitu sistem yang memproses transaksi organisasi secara harian, dan membantu para manajer mengambil keputusan, mengevaluasi, dan menganalisis tujuan organisasi. 
  • Knowledge-based system, yaitu program komputer yang dibuat mendekati kemampuan dan pengetahuan seorang pakar, umumnya menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak khusus seperti LISP dan PROLOG. 


Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang, diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak (abstract system) dan sistem fisik (phisycal system). 
    Sistem abstrak merupakan sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Sedangkan sistem fisik adalah sekumpulan elemen yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu obyektif. 

    Sebagai contoh sistem transportasi yang terdiri dari personil, mesin, dan organisasi yang berfungsi untuk melakukan transportasi.
  2. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah (natural sistem) dan sistem buatan manusia (human mode sistem). 
    Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi mulai proses alami, tidak dibuat manusia. Sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang oleh manusia. Sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi antara manusia dengan mesin disebut dengan human machine system atau ada yang menyebutnya dengan machine system. Sistem informasi merupakan contoh human-machine system, karena menyangkut penggunaan komputer yang berinteraksi dengan manusia.
  3. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu (determinic system) dan sistem tak tertentu (probabilistic system). 
    Sistem tertentu bekerja dengan satu cara yang dapat diramal dengan baik. Interaksi antara bagian-bagian dapat diketahui dengan baik, contohnya adalah suatu program komputer yang dapat bekerja sesuai dengan instruksi yang diberikan. Sistem tak tertentu dapat dijelaskan dalam hal karakter atau sifat yang mungkin terjadi, dalam hal ini tingkat kesalahan selalu dikaitkan dengan prediksi apa yang akan dikerjakan suatu sistem. Misalnya sistem inventory (persediaan) dimana rata-rata permintaan, waktu dan penambahan barang dan sebagainya dapat dijelaskan, tetapi angka yang pasti pada suatu waktu tidak dapat diketahui.
  4. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka (open system). 

    Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungannya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya campur tangan dari pihak lain. Secara teoretis sistem tertutup ini ada, tetapi kenyataanya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup, yang ada hanyalah relatively closed system (secara relatif tertutup, tetapi tidak benar-benar tertutup). Sistem komputer adalah suatu sistem yang agak tertutup karena hanya menerima masukan yang sudah didefenisi, mengolah masukan dan memberikan keluaran yang sudah didefinisi. Sedangkan sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungannya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem lainnya. Sistem terbuka ini cenderung memiliki adaptasi yang berarti sistem dapat menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan sedemikian sehingga dapat meneruskan eksistensinya. Karena sistem sifatnya terbuka maka suatu sistem harus mempunyai sistem pengendali yang baik.

Analisis Sistem

Analisis adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengeveluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat disimpulkan perbaikan-perbaikannya.

Analisis adalah proses pendefinisian kebutuhan untuk memperoleh sebuah pemecahan dari suatu persoalan. Analisis sistem adalah proses untuk melakukan identifikasi komponen-komponen sistem dan hubungan yang ada di antaranya yang digunakan untuk menentukan tujuan, kebutuhan dan prioritas pengembangan sistem.

Perancangan Sistem

Perancangan sistem adalah merupakan penggambaran, perencanaan pembuatan sketsa atau pengaturan beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi. Perancangan sistem juga dapat diartikan sebagai tahap setelah analisis dari siklus pengambangan sistem yakni pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional dan persiapan untuk rancang bangun implementasi, menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk.

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa perancangan sistem adalah menentukan bagaimana suatu sistem akan menyelesaikan apa yang mesti diselesaikan; tahap ini menyangkut mengkonfigurasi dari komponen-komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem sehingga setelah instalasi dari sistem akam benar-benar memuaskan rancang bangun yang telah ditetapkan pada tahap akhir analisis sistem.

Tahap perancangan merupakan tahap lanjutan dari analisis sistem. Perancancangan sistem yang baik akan menghasilkan sistem yang baik dan mampu mengatasi masalah-masalah yang dihadapi pada sistem yang lama. Perancangan sistem yaitu melakukan transformasi dari usulan analisis yang terbaik ke dalam bentuk spesifikasi fungsi dan struktur data agar sistem dapat diinformasikan.

Perancangan sistem harus berguna, mudah dipahami, dan mudah digunakan. Untuk dapat mendukung keputusan yang akan dilakukan perusahaan, perancangan sistem haru sefisien dan efektif termasuk tugas-tugas yang tidak dilakukan oleh komputer.
Dengan demikian desain sistem dapat diartikan sebagai berikut:

  1. Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem. 
  2. Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional. 
  3. Persiapan untuk rancang bangun implementasi. 
  4. Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk. 
  5. Yang dapat berupa penggambaran, perencanaan, dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi. 
  6. Termasuk menyangkut mengkonfigurasi dari komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem. 




Daftar Pustaka Makalah Sistem

Pengertian Sistem adalah Definisi Menurut Para Ahli Analisis dan Perancangan Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment