Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Saturday, 28 May 2016

Pengertian Straight Edge Definisi Sejarah, Prilaku, Nilai Utama, Kelompok

Pengertian Definisi Straight Edge adalah - Menurut Haenfler (2006), straight edge adalah ideologi, serta perilaku abstain dari alkohol, obat-obatan, tembakau, dan perilaku seks berganti-ganti pasangan, atau disebut "(promiscuous)" yang sangat identik dengan punk rocker.


Definisi Straight Edge

Straight edge adalah subkultur pemuda yang menolak tekanan umum untuk meminum alkohol, menggunakan narkoba, dan seks berganti-ganti pasangan. Mengkomunikasikan identitas mereka sebagai orang yang bertanggung jawab dan hidup bersih melalui komitmen mereka terhadap perilaku abstain (Juliana, 2010).

Foucault (dalam Nilan, 2006) menyatakan bahwa straight edge bukan hanya sebuah istilah untuk sebuah subkultur anak muda tapi untuk genre musik hardcore. Straight edger menikmati reputasi mereka untuk menghadiri pertunjukan musik hardcore yang agresif dan moshing (menari hardcore) hingga lelah. Titik perbedaan adalah walaupun melakukan aktifitas hardcore, tetapi 'kami tidak bangun dengan mabuk keesokan harinya’. Menerapkan aturan straight edge untuk diri sendiri, memelihara aturan tersebut, dan melatih pengawasan diri.

Jadi berdasarkan beberapa pendapat di atas, kesimpulannya, straight edge adalah perilaku abstinance terhadap rokok, alkohol, dan promiskuitas yang diciptakan oleh genre hardcore. Dimana dalam eksekusinya, kembali kepada self control masing-masing individu.

Sejarah Straight Edge

I’m a person just like you / But I’ve got better things to do / Than sit around and fuck my head / Hang out with the living dead / Snort white shit up my nose / Pass out at the shows / I don’t even think about speed / That’s something I just don’t need / I’ve got the straight edge

I’m a person just like you / But I’ve got better things to do / Than sit around and smoke dope / ’Cause I know that I can cope / I laugh at the thought of eating ’ludes / Laugh at the thought of sniffing glue / Always gonna keep in touch / Never want to use a crutch / I’ve got the straight edge.

“Straight Edge” by Minor Threat, 1981

Lirik di atas berasal dari band hardcore Minor Threat. Lirik tersebut menghasilkan gerakan yang telah meyakinkan ribuan orang muda untuk berhenti (atau tidak pernah memulai) menggunakan obat-obatan, alkohol, dan produk tembakau. Media populer, budaya mainstream, dan ilmuwan sosial bahkan sudah sering men-stereotipkan bahwa pemuda adalah makhluk yang hedonis, identik dengan seks bebas, dan terperosok dalam penyalahgunaan zat.

Penggunaan zat pada remaja telah membangun masalah sosial yang serius, yang memperkuat citra pemuda sebagai "in crisis" (Goode, dalam Haenfler, 2006). Namun, sXe mempromosikan gaya hidup bebas obat-dan alkohol, bertanggung jawab secara seksual yang dianggap menarik bagi ribuan pemuda di seluruh dunia. Gaya hidup mereka yang konservatif dikombinasikan dengan cita-cita progresif punk dan musik keras yang secara tajam, kontras dengan image umum pemuda yang liar.

Straight edge pada awalnya muncul di Pantai Timur Amerika Serikat dari subkultur punk di awal tahun 1980-an. Pemilik Club di Washington, DC, tidak mengizinkan anak-anak di bawah umur untuk masuk ke dalam club karena takut anak dibawah umur akan memesan minuman keras (karena hukum usia minum saat itu 18 tahun). Sebagian besar keuntungan dari sebuah club/pub adalah dari penjualan alkohol, dan karena itu lebih cenderung untuk melayani orang dewasa. Pemilik juga takut tertangkap, di denda, dan mungkin dicabut lisensi kepemilikan minuman keras mereka, karena membiarkan peminum di bawah umur. Namun hal ini tidak bisa ditoleransi oleh anak-anak yang ingin menonton pertunjukan di club.

Untuk mengakomodasi penggemar bawah umur yang ingin masuk ke club, club menandai tangan anak punk hardcore DC yang masih di bawah umur, dengan tanda X besar sebagai sinyal untuk pekerja club agar tidak melayani mereka untuk memesan alkohol. Simbol X dengan cepat menjadi simbol penentangan. Pemuda mengubah X dari stigma (yaitu, tidak memiliki "kebebasan" minum alkohol) menjadi sebuah simbol kebanggaan, seolah-olah mengatakan, "bukan hanya karena kami tidak boleh minum, tapi kami tidak ingin minum. "

Saat pemuda secara hukum diperbolehkan untuk minum, mereka mulai menandai tangan mereka sendiri. Praktek ini dipopulerkan pada sampul album sebuah band di DC, yaitu The Teen Idles’ 1980 Minor Disturbance 7. Dengan menampilkan gambar seorang anak punk yang menyilangkan tangan membentuk X, serta tanda X di punggung tangan.

Meskipun sXe berakar pada keinginan praktis anak-anak untuk melihat band yang mereka cintai, gerakan ini muncul terutama sebagai respon terhadap kecenderungan nihilistik scene punk, termasuk penyalahgunaan obat dan alkohol, seks bebas, kekerasan, dan merusak diri sendiri sikap "hidup cepat, mati muda ". Para pemuda yang melahirkan lingkungan sXe, menghargai sikap punk hardcore yang "mempertanyakan segala sesuatu", mentalitas, energi, gaya agresif, dan sikap do-it-yourself, tapi sXe tidak tertarik pada lingkungan hedonisme dan mantra "tidak ada masa depan". Anggota straight edge mengadopsi ideologi "hidup bersih", menghindari alkohol, tembakau, obat-obatan terlarang, dan seks berganti-ganti pasangan.

Bagi kebanyakan anak sXe, menjadi bersih dan bijaksana adalah pernyataan terbesar dari etos punk hardcore, tindakan perlawanan yang menantang, baik budaya dewasa dan pemuda yang mainstream. Menjadi “straight” (lurus), memberikan pemuda sebuah “edge” (batasan) (Azerrad, dalam Haenfler:9, 2009)

Pengertian Definisi Straight Edge adalah

Straight edge berhutang budi pada Minor Threat, band DC yang membuat landasan gerakan ini. Lagu mereka pada tahun 1981 "Straight Edge" memberikan gerakan sesuai dengan namanya, dan bagian reff lagu "Out of Step" 1983, untuk melengkapi kepercayaan mereka: “i dont smoke, i dont drink, i dont fuck, at least i can fucking think" (Saya tidak merokok, tidak minum, tidak melakukan sex, paling tidak saya mampu berfikir). MacKaye, dianggap oleh banyak orang sebagai pendiri sXe, yang sebenarnya tidak memiliki niat untuk memulai sebuah gerakan sosial.
Ideologi kemudian berkembang untuk ditambahkan dalam perluasan straight edge. Seperti dikutip dalam Juliana (2010), misalnya, coll-Edge diciptakan untuk berpura-pura menjadi straight edge, dengan berkomitmen hanya sampai masuk perguruan tinggi saja, melanggar slogan subkultur "true till death" (Haenfler, 2004). Militancy, sekelompok straight edger yang melakukan kekerasan terhadap orang lain yang minum atau merokok, yang akhirnya menjadi identitas umum mereka (Williams & Copes, dalam Juliana 2010). Terakhir, posi-straight edge untuk mengidentifikasi straight edger yang memodifikasi straight edge sebagai gaya hidup pada pikiran positif (Good Clean Fun, dalam Juliana, 2010). Ideologi baru yang tercipta menciptakan identitas sering tumpang tindih dengan satu sama lain (Williams & Copes, dalam Juliana 2010), namun tidak semua anggota mengadaptasi identitas Straight Edge mereka dengan modifikasi ini dibuat oleh "generasi kedua" tadi (Tsitos, dalam Juliana, 2010).

Menjadi punk berarti menjadi seorang individu, yang mengadopsi label apapun atau mengikuti kepercayaan apa pun yang bertentangan dengan ekspresi individual. Anak punk hardcore yang sebelumnya diejek karena tidak menggunakan alkohol dan obat-obatan, kini memiliki komunitas yang tidak hanya menerima tetapi juga memperjuangkan hidup bersih. Straight edge tetap hampir tak terpisahkan dari musik hardcore. Hardcore adalah genre yang luas namun mulai umum sebagai versi yang lebih cepat dari punk.

Selama tahun 90-an, punk dan hardcore menjadi semakin berbeda, dengan gaya dan model mereka sendiri. Dimana punk memakai pakaian flamboyan dan potongan rambut aneh, hardcore lebih menyukai penampilan rapi, terlihat kaku.

Band straight edge berfungsi sebagai pembentuk utama ideologi kelompok dan identitas kolektif. Hardcore masih menunjukkan tempat yang paling penting bagi sXers untuk berkumpul, berbagi ide, dan membangun solidaritas.

Prinsip dasar sXe cukup sederhana: anggota benar-benar abstain, dari narkoba, alkohol, dan penggunaan tembakau dan biasanya menunda aktivitas seksual untuk memelihara hubungan, menolak seks bebas. Aturan sXe ini mutlak, tidak ada pengecualian dan kesalahan kecil yang terjadi berati penganut kehilangan klaim atas identitas sXe nya. Pantangan berarti banyak hal untuk sXers, termasuk resistance, self actualization, dan social transformation. Anggota berkomitmen seumur hidup untuk hidup bersih dan, meskipun kelompok kurang memiliki kepemimpinan formal dan struktur, sXers dengan tekun bertahan menjadi "true" untuk identitas mereka.

Pengertian Definisi Straight Edge

Nilai Utama Kelompok Straight Edge

Resistance in a time of mass self-destruction / Makes the few who walk the straight edge / A growing force of change / Committed, though gripped by the plague of a nation / Consumed by its intoxication and confined by crippling greed / In my rage / I walk the path of true change / Commitment sworn in the name /Of those who will walk the straight edge / Convictions held to my grave.

“Force of Change” by Strife, 1997 Sepanjang sejarah sXe, tren dalam gerakan telah datang dan pergi sama cepatnya  dengan  keluar  masuknya  anggota  sXer.  Kesulitan  identifikasi serangkaian prinsip-prinsip inti yang mencakup waktu dan geografi, dikarenakan perubahan nilai-nilai, setiap scene memiliki rasa sendiri, dan bahkan individu dalam scene yang sama memiliki interpretasi yang berbeda mengenai sXe.
Straight edger menyadari bahwa sXe berarti sesuatu yang berbeda untuk setiap orang, dengan asumsi identitas, dan seperti kelompok lain, tingkat dedikasi anggota individunya bervariasi. Sementara individu bebas untuk mengikuti filosofi dalam berbagai cara, seringkali mereka menambahkan interpretasi mereka sendiri, ada seperangkat nilai-nilai yang banyak mendasari gerakan ini: positifisme/hidup bersih, komitmen seumur hidup pada gerakan straight edge dan nilai-nilainya, menunda seks sebagai pemeliharaan hubungan, aktualisasi diri, menyebarkan pesan subkultur, dan keterlibatan karena terus maju (progresif).

Slogan T-shirt, lirik lagu, tato, dan simbol-simbol lainnya terus mengingatkan sXers pada misi dan dedikasi mereka: " It’s OK Not to Drink," "True Till Death," dan "One Life Drug Free" adalah beberapa di antara pesan yang terkenal secara umum. Simbol "X," yang merupakan simbol universal sXe, muncul pada awal tahun 1980, ketika pemilik klub musik menandai tangan penonton konser yang masih di bawah umur dengan simbol X untuk memastikan bahwa bartender tidak akan melayani mereka alkohol (Lahickey dalam Haenfler, 2006). Pemuda memakai simbol X pada ransel mereka, kemeja, dan kalung, juga tato pada tubuh mereka, dan benda lainnya. Simbol X menyatukan pemuda di seluruh dunia, mengkomunikasikan seperangkat nilai-nilai dan pengalaman. Straight edge menemukan kekuatan, persahabatan, kesetiaan, dan dorongan dari teman-teman sXe mereka, dan menghargai mereka di atas segalanya.

Banyak pemuda sXe hidup bersama. Dengan munculnya email dan internet, anak-anak sXe berkomunikasi melalui 'komunitas virtual' di berbagai negara (Williams 2003, dalam Haenfler, 2006). Sense of community yang kuat pada

musik hardcore, dan dilambangkan dengan avatar atau tampilan visual X, merupakan perekat yang telah mengikat gerakan sXe dan nilai-nilainya selama dua puluh tahun.


Perilaku Kelompok Straight Edge

Straight edge mempertahankan adat istiadat dan budaya nya melalui keterlibatan dalam musik hardcore dengan cara membeli musik straight edge, dan menghadiri pertunjukan straight edge (konser dengan panggung kecil) (Juliana, 2010).

Dalam mengkomunikasikan komitmen mereka, dan untuk mengidentifikasi diri mereka kepada sesama straight edger, pemuda Straight Edge mengambil simbol “X” atau "XXX" sebagai tiga pantangan mereka: tidak minum, tidak merokok, dan tidak melakukan seks berganti-ganti pasangan. Simbol ini juga dapat ditemukan pada pakaian, tato tubuh, dan tampilan nama di dunia maya (Juliana, 2010).


Daftar Pustaka Makalah Straight Edge


Juliana, Arnold. (2010). Ex-XXX: Making Sense Of The Straight Edge Subculture And Communicating An Ex-Straight Edge Identity. Thesis: Faculty of San Diego State University

Hogg, Michael A & Vaughan Graham M. (2002). Social Psychology. Third Edition. London: Prentice Hall, Pearson Education

Burn, Shawn Meghan. (2004). Groups Theory and Practice. Canada: Wadsworth, a division of Thomson Learning.

Levine, John M & Moreland Richard L. (1994). Group Socialization: Theory and Research. European Review of Social Psychology, Vol. 5. University of Pittsburgh

Haenfler, Ross (2006). Straight Edge: Clean Living Youth, Hardcore Punk, and Social Change. New Brunswick, New Jersey, And London. Rutgers University Press.

Nilan, Pam. (2006). Straight Edge as an Australian Youth Subculture. University of Western Australia & Murdoch University, 4-7 December 2006

Haenfler, Ross. (2004). Rethinking Subcultural Resistance : Core Values of the Straight Edge Movement. Journal of Contemporary Ethnography, Vol. 33 No. 4, August 2004 406-436.

Pengertian Straight Edge Definisi Sejarah, Prilaku, Nilai Utama, Kelompok Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment