Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Wednesday, 25 May 2016

Pengertian Tablet Obat dan Syarat

Pengertian Tablet adalah bentuk sediaan padat mengandung bahan obat dengan atau tanpa bahan pengisi. Berdasarkan metode pembuatan, tablet dapat digolongkansebagai tablet cetak dan tablet kempa. Tablet cetak dibuat dengan cara menekanmassa serbuk lembab dengan tekanan rendah ke dalam lubang cetakan. Tabletkempa dibuat dengan memberikan tekanan tinggi pada serbuk atau granulmenggunakan cetakan baja. Tablet dapat dibuat dalam berbagai ukuran, bentukdan penandaan permukaan tergantung pada desain cetakan (Ditjen POM, 1995).


Komposisi utama dari tablet adalah zat berkhasiat yang terkandung didalamnya, sedangkan bahan pengisi yang sering digunakan dalam pembuatantablet yaitu bahan penghancur, bahan penyalut, bahan pengikat, bahan pemberirasa dan bahan tambahan lainnya (Ansel, 1989).

Syarat-Syarat Tablet

Syarat-syarat tablet adalah sebagai berikut (Syamsuni, 2007) :


  1. Keseragaman ukuran.
  2. Diameter tablet tidak lebih dari tiga kali dan tidak kurang dari satusepertiga kali tebal tablet.
  3. Keseragaman bobot dan keseragaman kandungan
    Tablet harus memenuhi uji keseragaman bobot jika zat aktif merupakanbagian terbesar dari tablet dan cukup mewakili keseragaman kandungan.Keseragaman bobot bukan merupakan indikasi yang cukup darikeseragaman kandungan jika zat aktif merupakan bagian terkecil daritablet atau jika tablet bersalut gula. Oleh karena itu, umumnya farmakope mensyaratkan tablet bersalut dan tablet yang mengandung zat aktif 50 mg atau kurang dan bobot zat aktif lebih kecil dari 50% bobot sediaan, harusmemenuhi syarat uji keseragaman kandungan yang pengujiannyadilakukan pada tiap tablet.
  4. Waktu hancur
    Waktu hancur penting dilakukan jika tablet diberi per oral, kecuali tabletyang harus di kunyah sebelum di telan. Uji ini dimaksudkan untukmenetapkan kesesuaian batas waktu hancur yang ditetapkan pada masing –masing monografi. Uji waktu hancur tidak menyatakan bahwa sediaanatau bahan aktifnya terlalu sempurna. Pada pengujian waktu hancur, tabletdinyatakan hancur jika ada bagian tablet yang tertinggal di atas kasa,kecuali fragmen yang berasal dari zat penyalut. Kecuali dinyatakan lain,waktu yang diperlukan untuk menghancurkan keenam tablet tidak lebihdari 15 menit untuk tablet tidak bersalutdan tidak lebih dari 60 menit untuktablet bersalut.
Definisi Tablet Obat

  1. Disolusi
    Disolusi adalah suatu proses perpindahan molekul obat dari bentuk padatke dalam larutan suatu media. Uji ini dimaksudkan untuk mengetahuibanyaknya zat aktif yang terabsorbsi dan memberikan efek terafi di dalamtubuh. Kecepatan absorbsi obat tergantungpda cara pemberian yangdikehendaki dan juga harus dipertimbangkan frekuensi pemberian obat.
  2. Penetapan kadar zat aktif
    Penetapan kadar zat aktif bertujuan untuk mengetahui apakah kadar zataktif yang terkandung di dalam suatu sediaan sesuai dengan yang terterapada etiket dan memenuhi syarat seperti yang tertera pada masing-masingmonografi. Bila zat aktif obat tidak memenuhi syarat maka obat tersebuttidak akan memberikan efek terapi dan juga tidak layak untuk dikonsumsi.

Daftar Pustaka Makalah Tablet Obat

Ansel, C. (1989). Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi. Jakarta: Cetakan Pertama,Penerbit Universitas Indonesia Press. Halaman 244.

Syamsuni, A.H. (2007). Ilmu Resep. Jakarta: Penerbit Kedokteran EGC. Halaman61.

Ditjen POM. (1995). Farmakope Indonesia edisi IV. Jakarta: DepartemenKesehatan Republik Indonesia. Halaman 4, 43, 649.

Pengertian Tablet Obat dan Syarat Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment