Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Saturday, 28 May 2016

Perkembangan Masa Kanak-kanak Akhir

Perkembangan Masa kanak-kanak akhir dikenal dengan anak usia sekolah yang berada pada rentang usia 6 hingga 12 tahun.  Masa ini ditandai  dengan  kondisi untuk menyesuaikan  diri maupun sosial terhadap lingkungan  (Hurlock, 1980). Terdapat beberapa label yang biasa digunakan untuk anak usia sekolah. Label yang sering dipergunakan orangtua, yaitu usia yang menyulitkan, usia tidak rapi, dan usia bertengkar. 


Label yang dipergunakan para pendidik, yaitu usia sekolah dasar  dimana anak memperoleh dasar-dasar pengetahuan yang penting untuk kehidupannya kelak. Sedangkan, para ahli psikologi menyebut masa ini dengan sebutan usia berkelompok, usia penyesuaian diri, usia kreatif, dan usia bermain (Hurlock, 1980). Anak usia sekolah memiliki beberapa fase perkembangan yaitu perkembangan  intelektual, bahasa, sosial, emosi, moral,   dan motorik (Yusuf, 2004).  

Fase Perkembangan Kanak-kanak Akhir  

a. Perkembangan Intelektual 
Anak sudah mampu dalam menanggapi rangsangan intelektual atau melaksanakan tugas belajar yang menuntut kemampuan intelektual dan kognitif seperti membaca, menulis, dan menghitung. Kemampuan intelektual ditandai dengan adanya perkembangan pola pikir dan daya nalar. Daya nalar anak dapat dikembangkan dengan melatih anak untuk mengungkapkan pendapatnya  baik yang dialaminya atau yang terjadi pada lingkungan (Yusuf, 2004).  

Pada masa ini daya pikir anak kearah konkrit operasional, yang ditandai dengan berkembangnya kemampuan baru, yaitu kemampuan mengklasifikasi, menyusun dan mengasosiasikan dan anak sudah mempunyai kemampuan untuk memecahkan masalah yang sederhana (Yusuf, 2004).  

b. Perkembangan Bahasa  
Usia sekolah dasar ini merupakan masa berkembangnya kemampuan untuk mengenal dan menguasai perbendaharaan kata. Pada awal masa ini , anak sudah menguasai  2.500 kata, dan pada masa kanak-kanak akhir anak mampu menguasai 50.000 kata.  Pada kemampuan berpikir anak sudah mengalami perkembangan, dimana anak sudah memahami mengenai sebab akibat dan waktu (Yusuf, 2004). 

c.  Perkembangan Sosial 
Perkembangan pada anak usia sekolah dasar ditandai dengan berkembangnya hubungan, disamping dengan keluarga juga memulai dengan adanya ikatan baru dengan teman sebaya. Pada masa ini anak bersikap egosentris. Memiliki keinginan yang kuat untuk bergabung dalam sebuah kelompok (Yusuf, 2004).   

Kemampuan sosial ini membuat anak dapat menyesuaikan dirinya dengan kelompok teman sebaya maupun dengan lingkungan masyarakat. Dalam proses belajar di sekolah, kematangan dalam kemampuan sosial ini dapat digunakan dalam memberikan tugas-tugas kelompok. Tugas-tugas kelompok ini memberikan kesempatan kepada anak untuk menunjukkan prestasinya  (Yusuf, 2004).  

d.  Perkembangan Emosi 
Pada masa ini, anak sudah menyadari bahwa pengungkapan emosi secara kasar tidak dapat diterima oleh masyarakat. Oleh sebab itu, anak mulai belajar untuk mengendalikan dan mengontrol ekspresi emosi. Kemampuan mengontrol diperoleh anak melalui latihan. Emosi merupakan faktor yang mempengaruhi perilaku individu, termasuk dalam perilaku belajar. Emosi yang positif akan mengarahkan anak untuk berkonsentrasi terhadap aktifitas belajarnya (Yusuf, 2004).  

e.  Perkembangan Moral 
Anak mulai mempelajari konsep moral pertama kali pada lingkungan keluarga. Pada usia sekolah dasar, anak sudah dapat mematuhi tuntutan dari orang tua atau lingkungannya. Pada akhir usia ini, anak sudah dapat memahami alasan yang mendasari suatu peraturan dan juga anak sudah mampu mengasosiasikan bentuk perilaku dengan konsep benar dan salah atau baik dan buruk (Yusuf, 2004).  

f.  Perkembangan Motorik  
Perkembangan motorik anak sudah dapat berkoordinasi dengan baik. Setiap gerakannya sudah selaras dengan kebutuhan atau minatnya. Pada masa ini ditandai dengan kelebihan gerak. Oleh sebab itu, usia ini merupakan masa yang ideal untuk belajar keterampilan yang berkaitan dengan motorik, seperti menulis, main bola, menggambar, dan melukis (Yusuf, 2004).  

Perkembangan Masa Kanak-kanak Akhir

Perkembangan fisik yang normal merupakan salah satu faktor penentu kelancaran proses belajar, baik dibidang pengetahuan maupun keterampilan. Oleh sebab itu, perkembangan motorik sangat menunjang keberhasilan belajar. Pada masa ini, anak sudah menerima beberapa pelajaran keterampilan (Yusuf, 2004). 


Daftar Pustaka Makalah Perkembangan Masa Kanak-kanak Akhir  
Hurlock, E. (1980). Psikologi perkembangan suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. fifth edition. Jakarta : Erlangga.  

Yusuf, S.  (2004).  Psikologi  perkembangan anak dan  remaja. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya 

Perkembangan Masa Kanak-kanak Akhir Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment