Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Tuesday, 6 October 2015

Pengertian Berita Definisi Menurut Para Ahli dan Naskah Televisi

Pengertian Berita adalah informasi yang baru, menarik perhatian, mempengaruhi  (effect) orang lain dan mempunyai kekuatan untuk membangkitkan selera yang mengikutinya (Robert Tyell).

Dalam bahasa Inggris berita itu disebut News, yang dapat diartikan sebagai cerita tentang peristiwa yang dapat dari empat penjuru mata iangin yaitu : North (utara), East (Timur), West (barat), South (Selatan).


Penelitian yang dilakukan oleh Robinson dan Levy (1986), menyatakan bahwa berita itu efektif, karena kompetisi antar sumber berita pun semakin tajam. Kebanyakan bukti diperoleh dari hasil ekspimen dan survei menyangkut pengetahuan tentang berita, yang menunjukkan rendahnya daya ingat dan pemahaman, serta hasil penelitian pengetahuan masyarakat menyangkut peristiwa dan masalah yang terkandung dalam berita.

Efek  yang  ditimbulkan oleh  berita  adalah berupa  tambahan pengetahuan informasi faktual waktu pendek : barang juga kali juga pembentukan cara pandang terhadap gambaran dunia dan masyakat yang berjangka waktu panjang, serta kerangka berpikir untuk menafsirkan berbagai peristiwa. Berita memiliki kecendrungan yang normatif dan dirancang atau didayagunakan untuk  membentuk dan menunjang nilai-nilai dan pandangan- pandangan tertentu

Mekanisme efek yang ditimbulkan dari berita adalah hal yang mendorong orang untuk memetik pelajaran dari berita (kemampuannya untuk memberikan informasi) ialah imbalan personal yang muncul karena adanya kepuasan setelah mengetahui informasi menarik dan bermanfaat, juga karena sumber berita tersebut. Imbalan tersebut dapat berujud meningkatkan partisipasi sosial dan kemungkinan menurunnya rasa ketidakpastian.

Beberapa hal lain yang dikaitkan dengan efek berita tersebut sebagai berikut : suplai yang cukup, kemampuan berkomunikasi, hubungan antar pribadi yang mendukung perolehan pengetahuan, keterlibatan dalam pembicaraan menyangkut masalah kemasyarakatan (Dennis McQuail, 1998 : 262-263).

Berita dapat dibagi kedalam beberapa macam, tergantung dari segi melihatnya, seperti,:
  1. Sifat Kejadian
  2. Cangkupan isi berita
  3. Bentuk   penyajian   berita   (terbagi   3   yaitu   berita   langsung,  berita komprehensif dan  features)


Berita langsung biasanya ditulis dengan gaya piramida terbalik, dimana semua yang dianggap penting diletakkan pada lead atau intro.

Piramida  terbalik  diperlukan  agar  khalayak  yang  biasanya  selalu sibuk bekerja tetap bisa mengetahui peristiwa yang terjadi. Gaya piramida terbalik juga memudahkan pada redaktur, produsen atau penyunting untuk mendorong bagian berita kurang penting terletak dibagian bawah.


Unsur-unsur Berita

Ada sejumlah unsur penting yang umumnya ada pada sebuah berita,  seperti yang akan kita telaah berikut ini :
  1. Baru, kebaruan adalah unsur penting dalam sebuah berita. karena itu dalam bahasa Inggris disebut News (berasal dari kata dasar new alias baru)
  2. Penting, unsur penting, biasanya dimiliki oleh sebuah kejadian atau keadaan yang bernilai berita. Penting bisa diakaitkan dengan orang yang menyampaikan pernyataan, misalnya sebuah kebijakan baru yang di umumkan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono, biasanya akan menjadi topik yang hangat dan dibicarakan oleh media massa di negeri imi.
  3. Relevan, relevan disini maksutnya adalah pemirsa merasa mendapatkan sesuatu yang berharab dari berita tersebut sehingga mereka bisa memiliki pemahaman mengenai hal yang diberitakan, dan tahu bagaimana menyingkapi hal tersebut sehingga mereka bisa memiliki pemahaman mengenai hal yang diberitakan, dan tahu bagaimana menyingkapi hal tersebut.
  4. Menyangkut hajat hidup orang banyak, mengapa kenaikan Sembako dan BBM selalu menjadi berita hangat? jawabannya karena berita tersebut menyangkut hajat seluruh masyarakat.
  5. Mengandung kebenaran, unsur penting lainnya yang harus dimiliki oleh sebuah berita  adalah  unsur  ketenaran.   Atinya,   berita  tersebut   merupakan  sebuah kejadian yang faktual, sesuatu yang betul- betul terjadi, dan bukan pada fiksi, khayalan atau rekayasa  sipembuat berita.
  6. Pemintaan akan berita berasal dari berbagai tempat yang tersebar . permintaan tersebut berlangsung secara berkesinambungan dan pasti. Berita biasanya diberikan oleh pengirim tanpa tujuan apa-apa, kecuali untuk memenuhi permintaan itu. Namun berita bisa saja berupa propaganda, informasi salah (miss informasi), dan informasi yang menyimpang (distorsi) atau berita yang tidak informatif.
Pengertian Berita

Berita televisi terdiri dari (Sudirman Tebba, 2005) yaitu :

1. Gambar
Gambar merupakan unsur pertama dalam berita televisi. Gambar itulah yang menjadi kekuatan berita televisi, karena gambar itu berbicara, bahkan kadang lebih berbicara dari naskah dan audio. tetapi gambar berita televisi harus memiliki sejumlah unsur agar menjadi lebih menarik.
  1. Aktualitas
    Gambar televisi harus mengandung unsur aktual. Maksudnya gambar yang ditampilkan dalam berita harus aktual dan paling baru, kalau bisa gambar yang belum pernah ditayangkan oleh stasiun- stasiun televisi lain.
  2. Gambar
    Gambar berita televisi harus sinkron dengan peristiwa yang diinformasikan agar sesuai antara naskah dengan gambar.
  3. Simbolis
    Gambar simbolis berarti bukan gamba yang sesungguhnya, tetapi hanya menggambarkan kejadian  yang  diberitakan.  ini  terjadi  karena  gambar yang sesungguhnya sulit didapat. sedangkan kalau berita itu sangat penting, maka harus diusahakan untuk tayang, walaupun gambar yang sinkron dan aktual tidak tersedia.
  4. Ilustrasi
    Ilustrasi ialah gambar yang dibuat atau direkayasa berdasarkan sesuatu peristiwa yang memang terjadi, tetapi gambarnya yang aktual, sinkron dan simbolis tidak tersedia. ilustrasi itu verupa gambar hidup, animasi atau grafik.
  5. Dokumentasi
    Dokumentasi gambar adakalanya diperlukan kalau peristiwa itu sangat penting, sementara tidak tersedianya gambar yang aktual, sinkron dan simbolis. dokumentasi gambar berita televisi ada beberapa macam, sperti: dokumentasi peristiwa, dokumentasi simbolis, dokumentasi foto dan dokumentasi profil.
  6. Estetik
    Gambar berita televisi harus bersifat estetis supaya enak dipandang mata. Estetika itu meliputi komposisi, fokus dan warna. tetapi estetika gambar berita tidak mutlak. dalam kondisi darurat. unsur estetika dapat diabaikan.


2. Naskah
Naskah berita televisi sebagaimana berita pada umunya juga harus memenuhi unsur 5W + 1 H (What, Who, Where, When, Why, How) dilihat dari bentuk penyajiannya, naskah berita televisi terbagi dua (Sudirman Tebba, 2005).
  1. Naskah reading adalah berita yang seluruh isinya mulai dari lead sampai dengan  tubuhnya dibacara presenter.
  2. Voice over ialah naskah berita yang lead-nya dibaca presenter, sedangkan tubuhnya  di -dubling, yaitu  dibacara  dengan direkam oleh  suara   orang lain., biasanya reporter atau siapa pun yang suaranya cukup baik.


3. Audio / suara
Audio tidak kalah pentingnya dengan dibanding dengan naskah dan gambar, namun jika tidak ada bunyi, maka bisa jadi berita tersebut tidak jelas maksudnya. ada dua unsur audio dalam berita televisi (Sudirman Tebba , 2005) yaitu
  1. Amosfir adalah suasana dari suatu peristiwa yang gambarnya diberitakan. Suatu atmosfir sangat penting menyertai suatu gambar, karena tanpa atmosfir sebuah gambar akan kehilangan rohnya.
  2. Narasi Audio adalah suatu reporter, baik berdasarkan naskah dan suara sumber yang diwawancarai. Naskah ini sangat penting sebab kalau wartawan melaporkan satu berita dengan susunan kata yang tidak jelas atau kacau, maka beritanya akan menjadi kabur.


Daftar Pustaka Makalah Berita 

McQuail, Denis, 1998. Teori Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. PT Gelora Aksara Pratama. Jakarta.

Pengertian Berita Definisi Menurut Para Ahli dan Naskah Televisi Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment