Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Friday, 2 October 2015

Pengertian Protokol Routing Jenis Definisi Proactive, Reactive Hybrid serta Klasifikasi Pada MANET

Pengertian Routing adalah mekanisme proses penentuan link dari node pengirim ke node penerima yang bekerja pada lapisan 3 Open System Interconnection (OSI) [Sing, Valentino, L., Simamora, Sihar, N. M. P. & Siregar,  Simon.  2010. Evaluasi Performansi OLSR (Optimized Link State Routing) Pada Mobile Ad-Hoc Network. Skripsi. Politeknik Telkom Bandung.]. Routing merupakan proses memindahkan data dari satu network ke network lain dengan cara mem-forward paket data via gateway. Routing menentukan kemana paket data akan dikirim agar mencapai tujuan yang diinginkan [Lindner, M. 2009. Visualize the mesh. (Online) http://www.open- mesh.org/projects/batmand/wiki/VisualizeMesh (10 Nopember 2013).].


Sebuah router mempelajari informasi routing dari mana sumber dan tujuannya yang kemudian ditempatkan pada tabel routing. Router akan berpatokan pada tabel ini untuk memberitahu alamat yang akan digunakan untuk meneruskan paket ke alamat tujuan. Gambar 2.10 berikut ini memvisualisasikan informasi yang dibutuhkan oleh router untuk mengirimkan paket data ke jaringan yang berbeda.


Gambar 2.10 Visualisasi Informasi Pada Router Untuk Melakukan Routing [Cisco System. 2009. CCNA Exploration 4.0 : Network Fundamental.]

Pengertian Protokol Routing

Protokol routing adalah aturan atau cara pencarian jalur terbaik yang digunakan untuk mengirimkan paket data dari node pengirim ke node penerima. Paket akan melewati beberapa node penghubung (intermediate node), dimana protokol routing berfungsi untuk mencarikan jalur yang terbaik dari beberapa jalur yang akan dilalui melalui mekanisme pembentukan tabel routing [Sing, Valentino, L., Simamora, Sihar, N. M. P. & Siregar,  Simon.  2010. Evaluasi Performansi OLSR (Optimized Link State Routing) Pada Mobile Ad-Hoc Network. Skripsi. Politeknik Telkom Bandung.]


Klasifikasi Protokol Routing Pada MANET

Mekanisme protokol routing yang ada di MANET umumnya di kategorikan menjadi 3 jenis yaitu, proactive, reactive dan hybrid.


1. Protokol Routing Proactive
Protokol routing proactive merupakan protokol routing yang berdasarkan informasi pada routing table yang terus di-update dalam waktu berkala. Semua informasi mengenai perubahan akan dikirim sesuai dengan periodik pengiriman update dari routing table. Sehingga, pada protokol routing ini akan terjaga routing table yang terus update tanpa menghilangkan fungsinya untuk memilih jalur terbaik untuk mengirimkan data [Afriana, L. 2013. Implementasi Dan Analisis Kinerja Routing Protocol B.A.T.M.A.N-Adv (Better Approach To Mobile Ad-Hoc Networking Advanced) Pada Jaringan Berbasis Wireless Mesh. Skripsi. Universitas Indonesia.]. Sifat protokol ini memungkinkan delay yang lebih rendah dalam mengirimkan data melalui jaringan karena jalur data sudah dikenal [Pambudi, R.D. & Yasa, M. 2011. Implementasi Protocol Routing Better Approach To Ad-Hoc Mobile Network (BATMAN) Pada Wireless Mesh Networking. (Online) http://wirelesspt.net/arquivos/documentos/ mesh/Paper-WMN-BATMAN.pdf. (13 Nopember 2013).]. Beberapa contoh protokol routing jenis ini adalah Optimized Link State Routing (OLSR), Better Approach To Mobile Ad-hoc Network (B.A.T.M.A.N), dan Destination-Sequenced Distance Vector (DSDV).


2. Protokol Routing Reactive
Protokol routing reactive merupakan protokol routing yang memilih jalur maupun melakukan update jalur hanya ketika terdapat rute baru atau ketika suatu rute terputus.

Pada protokol routing ini, perhitungan jalur dilakukan sekali saja, kemudian di-update hanya ketika ada perubahan. Informasi yang dimiliki setiap router pada protokol routing ini sangat terbatas dan akan dihapus ketika tidak lagi dibutuhkan dalam jangka waktu tertentu. Pada beberapa protokol routing reactive, setiap router bahkan hanya memiliki informasi tentang nexthop saja. Oleh karena karakteristiknya, protokol routing reactive sering juga disebut dengan On Demand Routing Protocol. Contoh protokol routing ini adalah Dynamic Source Routing (DSR) dan Ad hoc On-Demand Distance Vector (AODV).


3. Protokol Routing Hybrid
Protokol routing hybrid dikembangkan dengan pemikiran untuk menggabungkan kelebihan dari protokol routing reactive dan proactive sehingga didapatkan sebuah protokol routing yang paling efektif. Protokol routing hybrid menggunakan karakteristik protokol routing reactive dan proactive untuk mencari jalur terbaik  sesuai dengan tuntutan dan kondisi (on demand) jaringan yang terus di-update. Selain itu, pada protokol routing hybrid, paket Route Request (RREQ) dan Route Reply (RREP) dikirimkan setelah terdapat routing request dengan waktu interval tertentu. Contoh dari protokol routing ini adalah Zone Routing protocol (ZRP) dan Babel (Afriana, L. 2013. Implementasi Dan Analisis Kinerja Routing Protocol B.A.T.M.A.N-Adv (Better Approach To Mobile Ad-Hoc Networking Advanced) Pada Jaringan Berbasis Wireless Mesh. Skripsi. Universitas Indonesia.).


Gambar 2.11 berikut ini memperlihatkan klasifikasi sifat protokol routing pada MANET.


Gambar 2.11 Klasifikasi Routing Pada MANET


Dafatar Pustaka Makalah Protokol Routing

Pengertian Protokol Routing Jenis Definisi Proactive, Reactive Hybrid serta Klasifikasi Pada MANET Rating: 4.5 Posted By: Rarang Tengah

0 comments:

Post a Comment