Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Friday, 24 March 2017

Jenis Makanan yang dihindari Ibu Hamil Menurut Para Ahli Bahaya dan Pengolahan

Selama kehamilan, makanan dan minuman yang dikonsumsi ibu hamil sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan kesehatan ibu dan bayi dalam kandungannya. Menkonsumsi  makanan  yang baik selama hamil mempunyai pengaruh positif bagi kelangsungan hidup bayi dan ibu.


Makanan merupakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh sebagai zat pembangun dan perkembangan untuk berbagai aktivitas di dalam tubuh

Makan sehat adalah cara memilih makanan yang seimbang dan memberi yang terbaik  secara fisik serta mental bagi tubuh.(hunter, 2005)

Makanan  yang dihindari ibu hamil adalah makanan yang bila dikonsumsi ibu hamil dapat menimbulkan gangguan dalam kehamilan baik pada ibu maupun janin sebab mengandung infeksi bakteri, sehingga ibu hamil dianjurkan tidak memakannya. (Nadesul, hlm. 34)

Jenis Makanan Yang Harus Dihindari dalam Kehamilan

Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan karena makanan tersebut dapat menyebabkan infeksi-infeksi seperti salmonella, toksoplasmosis, listeria, E.coli, yang dapat membahayakan bayi dalam kandungan ibu hamil. Jenis bibit penyakit / parasit yang membahayakan kandungan dan terbawa dalam makanan yaitu sebagai berikut :

a. Makanan yang mengandung Listeria
Pada ibu hamil, Bakteri listeria monocytogenes dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir mati, atau keracunan darah pada bayi baru lahir. sebaiknya hindari makanan jenis ini sampai melahirkan bayi. Biasanya bakteri Listeria monocytogenes yang menyerang ibu hamil. Bakteri listeria monocytogenes banyak terdapat pada : Produk Unggas ( termasuk telur ), ikan atau daging sapi yang diolah setengah matang, Selada, buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih, terutama bila dimakan dalam keadaan mentah, Beberapa jenis keju lunak, seperti Brie, Camembert, Blue Cheese, Telur setengah matang, Sosis, Ayam siap saji, Salad yang sudah jadi, Makanan yang tidak berbungkus, misalnya rol sosis yang tidak dipanasi seutuhnya sampai ke bagian dalam. 

b. Makanan yang mengandung Bakteri E. Coli
Sering ditemukan pada daging yang diolah setengah matang dan susu yang tidak mengalami pasteurisasi (pemanasan). Racun yang dikeluarkannya dapat merusak saluran pencernaan pada tubuh. Ibu hamil juga sebaiknya tidak menkonsumsi susu kambing.

c. Makanan yang mengandung Salmonella
Bakteri Salmonella merupakan bakteri yang paling sering terinfeksi dalam makanan.  Makanan yang mengandung bakteri salmonella biasanya terdapat pada telur yang dimasak setengah matang/ mentah. Untuk menghindari bakteri ini rebuslah telur lebih dari tujuh menit. Selain telur, makanan yang mengandung bakteri ini adalah jenis makanan seafood atau makanan yang pengolahannya dengan di asap/ bakar. 

d. Makanan yang mengandung Toksoplasmosis 
Toksoplasmosis disebabkan oleh parasit Toksoplasmosis Gondii. Makanan yang sering mangandung parasit ini adalah daging setengah matang dan jenis susu kambing .

Makanan yang harus dihindari menurut para ahli yaitu

  1. Jangan makan daging mentah (sushi) atau yang dimasak kurang matang, karena mengandung Toksoplasmosis sebuah parasit yang dapat menyebabkan infeksi serius pada janin dan juga E.coli, yang berbahaya bagi ibu hamil dan janin.
  2. Jangan Makan sayuran yang tidak dicuci dengan baik, oleh karena itu bersihkan sayuran dengan baik, apalagi untuk salad atau lalapan yang dimakan mentah. Hindari juga kotoran kucing atau bermain-main dengan kucing selama kehamilan karena mengandung toksoplasmosis.
  3. Jangan makan daging ayam dan telur yang dimasak kurang matang atau mentah , hindari makan hati ayam/ daging yang mungkin sumber dari salmonella, yang dapat menyebabkan diare yang berat pada ibu hamil. Juga diperhatikan piring, alat-alat masakan yang terkena daging ayam mentah ini untuk dicuci.
  4. Jangan makan Ikan tuna steak, atau ikan-ikan berukuran besar yang mengandung tingkat merkuri yang tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan saraf jika dimakan dalam jumlah besar. Rekomendasi untuk konsumsi ikan tuna dan ikan ukuran besar ini yaitu sebatas 12 ons perminggu (Nolan, 2003.)

Menurut Indiarti (2008, hlm 40), Jenis cemilan makanan yang sebaiknya dihindari ibu hamil adalah :
  1. Kurangi jenis makanan ringan yang mengandung banyak gula seperti permen, coklat, biskuit manis atau biskuit berlapis krim serta softdrink.
  2. Makanan yang ringan yang tinggi lemak harus dibatasi. Misalnya kentang goring, keripik, coklat atau es krim. Ganti dengan jenis makanan yang rendah lemak seperti buah apel, jagung bakar atau rebus, yogurt atau es krim rendah lemak.
  3. Jika cemilan tidak membuat kenyang, ganti dengan buah-buahan atau memilih makanan ringan yang mengandung sayuran atau sari buah.
  4. Ada baiknya ibu hamil membuat makanan ringan sendiri. Dengan demikian, dapat mengontrol pemakaian lemak.
Jenis Makanan yang dihindari Ibu Hamil

Menurut Press (2008) jenis makanan lain yang perlu dihindari ibu hamil yaitu :
  1. Zat Aditif atau zat yang ditambahkan pada makanan seperti MSG ( Mono Sodium Glutamat), karena diduga bisa mengganggu tumbuh kembang janin, khususnya perkembangan otaknya
  2. Makanan yang diawetkan atau diasap, seperti sosis, kornet, salami, daging asap, ikan asap, dan sebagainya. Makanan ini mengandung sodium nitrit yang dalam tubuh diubah menjadi nitrosamine. Zat tersebut dapat menimbulkan kanker dan mengganggu perkembangan janin. Begitu juga dengan bahan perwarna yang ada dalam sosis dan kornet dapat membahayakan tubuh.
  3. Makanan yang kaya garam seperti ikan asin, telur asin, ikan dan sebagainya.
  4. Makanan yang berkalori tetapi tidak bergizi. Misalnya burger, kentang goreng, keripik, kerupuk dan sebagainya. Hal ini disebabkan karena kandungan kalori, lemak, dan garam pada makanan tersebut biasanya sangat tinggi dan minim serat 
  5. Hindari makanan berlemak, sebab membuat mual pada kehamilan trimester pertama dan membuat berat badan melonjak drastis .
  6. Minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh sebaiknya di hindari atau dibatasi karena kopi dapat memperngaruhi berat badan rendah pada bayi, keguguran dan juga kafein mengurangi penyerapan zat besi.
  7. Dalam makanan olahan, sebab gizi telah berkurang, hilang atau hancur akibat pengawetan, pemanasan, atau pendinginan
  8. Produk tepung-tepung putih atau yang mengandung sakarin.
  9. Minuman bersoda manis mengandung kalori “kosong” dan zat-zat aditif berbahaya
  10. Jika menkonsumsi terlalu banyak makanan pabrik, yang mengandung banyak ºmenyebabkan kekurangan sodium.
  11. Jamur-jamur tertentu menghasilkan bahan toksik  yang tidak aman bagi ibu hamil
  12. Menkonsumsi makanan yang cukup mengandung protein, baik hewani maupun nabati dan mengurangi makanan yang mengandung garam.

Bahaya Makanan Yang Dihindari Terhadap Kehamilan

a. Makanan yang mengandung Listeria
Listeria adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri listeria. Gejala yang dapat ditimbulkan oleh bakteri ini berupa flu ringan disertai nyeri dan sakit, peningkatan suhu tubuh, dan munkin luka tenggorokan. Ibu hamil yang terinfeksi bakteri ini pada awal kehamilan dapat menyebabkan kelahiran premature atau lahir meninggal dan rasa sakit yang berlebihan ketika bayi lahir.

b. Makanan yang mengandung Bakteri E. Coli
Ibu hamil yang menkonsumsi makanan yang terinfeksi oleh Bakteri E.Colli ini sangat berbahaya bagi saluran pencernaan ibu. Racun yang dikeluarkan bakteri ini  dapat merusak usus dan ginjal.

c. Makanan yang mengandung Salmonella
Bahaya yang ditimbulkan karena menkonsumsi makanan yang mengandung bakteri ini berupa muntah akut, diare, suhu tubuh meningkat, dehidrasi/ kehilangan cairan bahkan kram perut pada kehamilan.

d. Makanan yang mengandung Toksoplasmosis 
Pada kehamilan, bila menkonsumsi makanan ini dapat menimbulkan cacat pada janin, terutama masalah  perkembangan otak dan mata bayi

Pengolahan  makanan selama kehamilan

a. Masak makanan sampai matang
Banyak makanan mentah, khususnya makanan unggas, susu mentah dan sayuran sangat sering terkontaminasi organisme atau bakteri yang membahayakan kehamilan. Pemasakan sampai matang akan membunuh bakteri yang terdapat dalam makanan. Untuk telur, masaklah sampai putih dan kuning telur terlihat padat.  Oleh karena itu pemasakan makanan harus mencapai suhu minimum 70ºC.

b. Hindari penyimpanan dalam makanan
Usahakan untuk menyantap makanan begitu selesai dimasak. Jika hal ini tidak mungkin dilakukan, penyimpanan harus dilakukan kembali pada suhu dibawah 10 derajat celcius dan dipanaskan kembali pada suhu minimum 70ºC.

c. Hindari kontak antara bahan mentah dan makanan matang 
Kontaminasi antara bahan mentah dan bahan matang dapat terjadi secara langsung misalnya melalui tangan, binatang, peralatan masak, atau permukaan barang yang kotor. Untuk menghindari hal ini, cuci tangan dengan bersih, dan setiap penambahan unsur baru dalam makanan harus dipanaskan kembali karena dapat tercemar kembali oleh kuman lain.

d. Cuci buah dan sayuran sebelum dimakan
Buah dan sayuran apabila dikonsumsi dalam bentuk mentah harus dicuci terlebih dahulu lalu dikupas.

e. Cuci Tangan sebelum menyentuh makanan
Cuci tangan sangat diperlukan sebelum dan sesudah menyantap makanan untuk menghindari infeksi kuman dalam makanan.

f. Simpanlah bahan makanan yang tahan lama di tempat yang aman
Sebaiknya zat kimia yang mengandung toksik sebaiknya dipisahkan dari bahan pangan dan di simpan dalam wadah tertutup

g. Menjaga alat pengolahan makanan tetap bersih
Permukaan alat yang digunakan untuk makanan harus dijaga agar selalu bersih. Sisa sisa makanan merupakan sumber kuman sehingga sebaiknya harus segera disingkirkan.

Daftar Pustaka Makalah Jenis Makanan yang dihindari Ibu Hamil
 
Hunter, H., Dodds., R. (2005). Makanan Yang Aman Untuk Kehamilan, Jakarta : Arcan.
Nadesul, H. (2008). Makanan Sehat untuk Ibu Hamil, Jakarta : Puspa Swara

Jenis Makanan yang dihindari Ibu Hamil Menurut Para Ahli Bahaya dan Pengolahan Rating: 4.5 Posted By: Daud Royyan, M.Pd

1 comments:

  1. Banyak Bahaya kafein yang harus diperhatikan untuk kesehatan, kafein yang terkadung dalam kopi berarrti meningkatkan Bahaya minum kopi secara tidak langsung? bagaimana dengan orang yang merokok, tentu ini menjadi lebih berbahaya karena Bahaya merokok sangat banyak?

    ReplyDelete