Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Saturday, 25 March 2017

Pengertian Kehamilan Definisi, Perubahan Psikologis, Ketakutan pada Masa Hamil

Defenisi Kehamilan adalah Masa kehamilan adalah dimulai dari proses pembuahan (konsepsi) sampai lahirnya janin. Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari). Dihitung dari hari pertama haid terakhir. Kehamilan dibagi atas 3 triwulan / trimester yaitu trimester I (usia kehamilan < 12 minggu), trimester II (usia kehamilan 12 – 27 minggu), dan trimester III (usia kehamilan 28 – 40 minggu).  

Perubahan Psikologis

Ketika ibu pertama kali mengetahui dirinya mungkin hamil, ia merasa terkejut dan menyangkal. Walaupun ketika kehamilan tersebut direncanakan, periode awal ketidakyakinan adalah hal umum terjadi (Hamilton, 1995). Perubahan psikologis yang terjadi selama kehamilan berbeda setiap trimester.

a. Trimster Pertama
Pada awal kehamilan dapat timbul reaksi emosional ambivalen, yaitu ketidakpastian atau keragu-raguan akan kehamilan, ini terjadi karena kurangnya persiapan baik secara materi maupun psikologi. Selain itu reaksi emosional yang dapat muncul adalah ketakutan dan khayalan. Ibu merasa cemas dengan keadaan dirinya serta janin pada waktu persalinan dan mulai membayangkan perannya setelah bayi lahir.

b. Trimester Kedua
Trimester kedua biasanya lebih menyenangkan. Ibu telah menerima kehamilannya dan mulai memperhatikan kebutuhan dirinya dan janin serta mempersiapkan dirinya dalam menghadapi persalinan. Di samping itu, dapat juga terjadi mood swing dimana ibu  cepat marah dan membutuhkan pengertian dan perhatian yang lebih besar.

c. Trimster Ketiga
Trimester ketiga ditandai dengan adanya rasa tidak nyaman, perubahan bentuk tubuh dan kecemasan akan proses persalinan dan peran ibu yang akan dijalani. Sekitar dua minggu sebelum melahirkan, sebagian besar ibu mulai mengalami perasaan senang (Reeder, 1997).

Pengertian Kehamilan

Ketidaknyamanan dalam Kehamilan 

Ketidaknyamanan dalam kehamilan menyebabkan beberapa perubahan dalam tubuh ibu seperti : Universitas

a. Sering buang air kecil (nocturia), dan cara meringankannya adalah kosongkan kandung kemih saat terasa dorongan atau buang air kecil, perbanyak minum pada siang hari, jangan kurangi minum di malam hari untuk mengurangi nocturia kecuali jika nocturia mengganggu tidur dan menyebabkan keletihan.   

b. Keringat bertambah (peningkatan perspirasi), dan cara meringankannya adalah pakailah pakaian yang tipis dan longgar, mandi atau rendam secara teratur.

c. Kram pada kaki, cara meringankannya adalah berlatih dorsifleksi pada kaki untuk meregangkan otot-otot.

d. Varises pada kaki/vulva, cara meringankannya adalah tinggikan kaki sewaktu berbaring atau duduk, berbaring dengan posisi kaki ditinggikan + 900 beberapa kali sehari, hindari berdiri atau duduk terlalu lama, istirahat dalam posisi berbaring miring kiri atau kanan

Ketakutan-ketakutan pada Masa Hamil

Kehamilan pada umumnya menambah intensitas emosional dan tekanan-tekanan batin pada kehidupan psikisnya. Hal ini dapat diperberat oleh kesulitan keuangan, kewajiban mengurus rumah tangga yang amat berat, selisih paham dengan salah seorang anggota keluarga. Konflik dengan suami, dan lain-lain, maka beban ujian berupa kehamilan itu pasti akan terasa semakin berat menekan pada dirinya.

Ketakutan itu antara lain berupa : kerisauan disebabkan oleh kelelahan dan kesakitan jasmaniah, jadi bingung, kecemasan karena tidak mendapatkan support emosional; mengembangkan reaksi-reaksi kecemasan terhadap cerita-cerita takhayul yang mengerikan, ketakutan menghadapi saat kelahiran bayinya : ketakutan kalau-kalau bayinya mati dan gugur (mengalami abortus), mati setelah lahir, atau akan cacad jasmaninya disebabkan oleh dosa-dosa ibunya di masa lalu.

Jika dalam kehidupan sehari-hari seorang wanita memiliki sikap hidup yang relatif sehat dan bersikap rasional terhaap diri sendiri, tanpa dibarengi kompulsikompulsi (dorongan paksaan) tertentu, maka wanita tersebut pasti akan memandang kehamilan dirinya dengan sikap yang sehat pula (Kartono Kartini, 1992).

Secara psikologis, stres pada ibu hamil dapat dibagi dalam tiga tahapan,
1. Tahap pertama adalah pada triwulan pertama, yaitu pada saat usia kehamilan satu hingga tiga bulan. Dalam kurun waktu tersebut, biasanya ibu belum terbiasa dengan keadaannya, dimana adanya perubahan hormon yang mempengaruhi kejiwaan ibu, sehingga ibu sering merasa kesal atau sedih. Selain itu, ibu hamil ada juga yang mengalami mual-mual dan morning sickness, yang mengakibatkan stres dan gelisah.

2. Tahap kedua saat triwulan kedua, yaitu pada saat usia kehamilan empat hingga enam bulan. Dalam kurun waktu tersebut, biasanya ibu sudah merasa tenang, karena telah terbiasanya dengan keadaannya. Di tahap ini, ibu hamil sudah dapat melakukan aktivitas, termasuk aktivitas hubungan suami istri.

3. Tahap ketiga yakni trimester ketiga, stres pada ibu hamil akan meningkat kembali. Hal itu dapat terjadi dikarenakan kondisi kehamilan semakin membesar. Kondisi itu tidak jarang memunculkan masalah seperti posisi tidur yang kurang nyaman dan mudah terserang rasa lelah. Dan semakin bertambah dekatnya waktu persalinan pun akan membuat tingkat stres ibu semakin tinggi. Perasaan cemas muncul bisa dikarenakan si ibu memikirkan proses melahirkan serta kondisi bayi yang akan dilahirkan.

Pengertian Kehamilan Definisi, Perubahan Psikologis, Ketakutan pada Masa Hamil Rating: 4.5 Posted By: Daud Royyan, M.Pd

0 comments:

Post a Comment