Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Saturday, 25 March 2017

Pengertian Peran Suami Terhadap Isteri yang Hamil, Proses Terbantuknyadalam Memimpin Keluarga

Pengertian Peran Suami adalah kepedulian dan tanggung jawab suami kepada istri dalam menjalani kehamilannya (Suharsono, 2003, hlm. 101).  
Pengertian Peran adalah perangkat tingkah yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan di masyarakat (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2002, hlm. 215).

Suami juga berperan sebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung dan pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga, sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya (Effendi, 1998, hlm. 34). Masa sembilan bulan dapat digunakan untuk mempersiapkan diri sebagai seorang suami sekaligus calon ayah dengan membantu kehamilan istri. Mengikuti persiapan persalinan berupa senam hamil, membaca buku bersama mengenai kehamilan, cara merawat bayi atau belanja  bersama untuk menyambut kelahiran bayi (Maulana, 2006, hlm. 251).

Proses Terbantuknya Peran Suami 

Proses terbentuknya peran suami (ayah) berkembang sejalan dengan peran ibu.
Secara umum ayah yang stres menyukai anak-anak, isteri senang berperan sebagai ayah dan senang mengasuh anak, percaya diri, dan mampu menjadi ayah, membagi pengalaman tentang kehamilan dan melahirkan dengan pasangannya (Salmah, 2006, hlm. 88).

Peran Suami Terhadap Isteri yang Hamil

Peran suami saat hamil penting dan dapat membantu ketenangan jiwa istri. Kasih sayang dan belaian suami masih tetap penting sehingga tampak keharmonisan rumah tangga menjelang hadirnya buah cinta yang diharapkan (Manuaba, 1999, hlm.99). Wanita yang diperhatikan dan dikasihi oleh suami selama hamil menunjukkan lebih sedikit gejala emosi dan komplikasi persalinan (Wijayarni, et al, 2004, hlm. 128). 

Dukungan seorang suami pada istri adalah hal yang memang dibutuhkan. Suami harus mengenal dan memahami perubahan yang terjadi pada isteri selama kehamilannya. Suami akan mengambil peran besar dalam menjaga kesehatan kejiwaan isterinya agar tetap stabil, tenang dan bahagia. Sebagai orang terdekat yang menjadi belahan jiwa bagi isteri, misalnya saling berdiskusi mengenai perkembangan yang terjadi selama kehamilan, bersama-sama mencari informasi mengenai kehamilan dan pendidikan anak dari media cetak, menemani isteri memeriksakan kehamilan (Dagun, 2002, hlm. 18).

Peran Suami Terhadap Isteri yang Hamil 

Peran Suami dalam Memimpin Keluarga

Yaitu mempunyai kekuatan emosional untuk memberikan kasih sayang, dan memiliki kekuatan jasmani untuk memenuhi peran suami dan orang tua. Kepekaan dalam menangkap kebutuhan keluarganya. Rasa sosial yang tinggi dimana suami ramah, mudah didekati, suami senang untuk mengetahui kebutuhan diri sendiri dan keluarganya. Dorongan untuk mendukung penuh kegiatan di rumah tangga dan lingkungannya. Keseimbangan hidup dengan cara mengatur dan merencanakankebutuhan pokok kehidupan keluarganya baik dalam agama, jasmani, sosial dan psikologis (Diklat BKKBN, 2006).


Daftar Pustaka Makalah Peran Suami Terhadap Isteri yang Hamil
Suharsono, (2003). Membelajarkan Anak dengan Cinta, Jakarta, Inisiasi Pres.
Efendi, S. (1998). Hamil Sehat, Jogyakarta, Ar-Ruzz Media.   
Kamus Besar Bahasa Indonesia, (2002), Jakarta, Balai Pustaka.
Salmah, Rusmiati, Maryanah, Susanti. (2006). Asuhan Kebidanan Antenatal, Jakarta, EGC.
Manuaba, I.B., (1999). Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan, Jakarta, EGC
Dagun, SM., (2002). Psikologi Keluarga, Jakarta, PT. Rineka Cipta.
Wijayarini, M, Anugerah, P. (2005). Keperawatan Maternitas, Jakarta, EGC.

Pengertian Peran Suami Terhadap Isteri yang Hamil, Proses Terbantuknyadalam Memimpin Keluarga Rating: 4.5 Posted By: Daud Royyan, M.Pd

0 comments:

Post a Comment