Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Friday, 21 April 2017

Teknik Dasar Dribble Bola Macam, Latihan, Pelaksanaan, Z Pattern, 20 Yard Square dan Kondisi Fisik

Pengertian Teknik Dasar Dribble Bola - Menurut Sukatamsi (1984:158) Dribble bola diartikan dengan gerakan lari menggunakan kaki mendorong bola agar bergulir terus – menerus di atas tanah.Sedangkan Engkos Kosasih (1994:94) berpendapat bahwa dribble bola yaitu berlari membawa bola atau membawa bola dengan kaki. Dari pendapat tersebut, kecepatan dribble bola dapat diartikan kemampuan seseorang untuk menggunakan kakinya, mendorong bola agar bergulir terus – menerus di atas tanah dengan waktu yang sesingkat – singkatnya.


Luxbacher (2004:47) mengatakan bahwa dribble bola dalam sepakbola memiliki fungsi yang sama dengan bola basket yaitu memungkinkan pemain untuk mempertahan bola saat berlari melintasi lawan atau maju ke ruang terbuka. Pemain dapat menggunakan berbagai bagian kaki (inside,outside,instep,telapak kaki) untuk mengontrol bola sambil terus dribble bola.Beberapa orang beranggapan bahwa dribble bola lebih sebagai seni dari pada keterampilan.Pemain dapat mengembangkan gayanya sendiri atau berimprovisasi dalam keadaan lari melewati lawan atau membuka daerah pertahanan lawan.

Pelaksanaan Dribble Bola

Cara dribble bola menurut pendapat Sukatamsi (1984:161-162) yaitu untuk melakukan teknik dribble bola berputar kearah kiri digunakan kura-kura sebelah dalam kaki kanan, Sedangkan untuk melakukan teknik dribble bola kearah kanan digunakan kura-kura kaki sebelah luar kaki kanan. Untuk dapat memnggiring bola dengan baik perlu dilakukan latihan – latihan yang terus – menerus sehingga akan menjadi gerakan yang otomatis. Selain itu juga harus memperhatikan prinsip – prinsip dribble bola. Menurut A. Sarumpaet (1992: 24) untuk dapat dribble bola dengan baik perlu diketahui prinsip-prinsip dribble bola diantaranya adalah: 1) bola harus dikuasai sepenuhnya berarti tidak mungkin dirampas lawan, 2) dapat menggunakan bagian kaki sesuai dengan tujuan apa yang ingin dicapai, 3) dapat mengawasi situasi permainan pada waktu dribble bola.

Menurut Soekatamsi (1992 :273) agar dapat melakukan gerakan yang terampil saat dribble bola, maka harus benar-benar mengerti dan memahami prinsip-prinsip teknik menggerakkan bola antara lain:
  1. Bola di dalam penguasan permainan, bola selalu dekat dengan kaki, badan pemain terletak antara bola dan lawan supaya tidak mudah direbut lawan, kaki selaluter kontrol.
  2. Didepan pemain terdapat daerah kosong, bebas dari lawan.
  3. Bola digiring dengan kaki kanan atau kaki kiri, tiap langkah kaki kanan atau kaki kiri mendorong bola ke depan, jadi bola didorong bukan ditendang. Irama sentuhan kaki pada bola tidak mengubah irama langkah kaki.
  4. Pada waktu dribble bola pandangan mata tidak boleh selalu pada bola saja akan tetapi harus pula memperhatikan atau mengamati situasi sekitar lapangan atau posisi lawan maupun posisi kawan.
  5. Badan agak condong ke depan, gerakan tangan bebas seperti pada waktu lari biasa.

Prinsip-prinsip dribble bola di atas harus benar-benar dimengerti dan dipahami, agar pemain betul-betul mampu menampilkan teknik gerakan dengan keterampilan yang prima sehingga dapat melakukan suatu teknik individu yang bagus serta enak ditonton. Adapun kesalahan di dalam dribble bola adalah sebagai berikut:
  1. Bukan mendorong tetapi memukul bola sehingga jalannya bola terlalu cepat dan tidak terkontrol
  2. Jarak antara pemain dengan bola terlalu jauh, sehingga direbut lawan
  3. Irama langkah lari rusak akibat dari irama kaki menyentuh bola tidak
  4. Mata hanya selalu tertuju pada boal saja sehingga dalam permainan pemain tidak dapat melihat situasi lapangan seluruhnya.

Penguasaan Bola merupakan bagian yang penting dalam setiap pertandingan. Setiap pemain atau tim berusaha untuk menguasai bola, karenadengan menguasai bola dapat menciptakan gol dengan mudah. Setelah bola dapat dikuasi pemain atau tim akan berusaha supaya bola tidak mudah hilang atau direbut lawan. Oleh karena itu pemain harus dituntut untuk memiliki penguasaan bola. Penguasaan bola dapat ditunjukan salah satunya deangan kemampuan seseorang pemain dengan dribble bola.

Macam-macam Teknik Dribble Bola

Secara umum teknik Dribble bola dapat dibedakan menjadi Dua yaitu, dribble bola menggunakan kura-kura kaki bagian dalam dan menggunakan kurakura kaki bagian luar.

1. Dribble Bola Menggunakan Kura-Kura Kaki Bagian Dalam
Dribble bola menggunakan kura-kura kaki bagian dalam akan mempermudah melindungi bola dari lawan atau tetap berada dalam penguasaan pemain, hal ini menyebabkan lawan menemui kesulitan untuk merampas bola.  Pendapat A.Surampeat (1992:25) yaitu jika pemain yang dribble bola selalu diikuti atau dibayangi oleh lawan maka cara dribble bola dengan teknik ini lebih baik dilakukan karena bola selalu berada diantara kedua kaki.


Teknik Dasar Dribble Bola 
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Cara dribble bola dengan kura-kura kaki bagian dalam menurut Sukatamsi (1984:154) adalah sebagai berikut:
  • Posisi kaki dribble bola sama dengan posisi kaki dalam menendang bola dengan kura – kura kaki sebelah dalam
  • Kaki yang digunakan untuk dribble bola tidak diayunkan seperti teknik menendang, tetapi tiap langkah secar teratur menyentuh atau mendorong bola bergulir ke depan dan bola harus selalu dekat dengan kaki, dengan demikian bola mudah di kuasai dan tidak mudah di rebut oleh lawan.
  • Pada saat lawan dribble bola lutut ke dua kaki harus sedikit di tekuk dan pada waktu kaki menyentuh bola mata melihat bola, selanjutnya melihat situasi lapangan.


2. Dribble Bola Menggunakan Kura- Kura Kaki Bagian Luar
A. Surampeat (1992:25) mengatakan bahwa dribble bola dengan dribble  menggunakan kura - kura kaki bagian luar memberikan kesempatan bagi pemain untuk berubah – ubah serta dapat menghindari lawan yang berusaha merampas bola. Merubah arah atau membelok kekiri atau ke kanan berarti menghindari bola dari lawan karena dengan demikan tubuh pemain yang sedang dribble bola dapat menutup atau membatasi antara lawan dengan bola.

Pelaksanaan dribble bola menggunakan kura - kura kaki bagian luar, menurut Sukatamsi (1984:161) adalah, 1). Posisi kaki dribble bola sama dengan posisi kaki dalam menendang bola dengan kura – kura kaki sebelah luar. 2). Setiap langkah  secara teratur dengan kura – kura kaki bagian luar kaki kanan atau kaki kiri mendorong bola bergulir ke depan dan bola harus selalu dekat dengan kaki. 3). Pada saat lawan dribble bola lutut ke dua kaki harus sedikit di tekuk dan pada waktu kaki menyentuh bola mata melihat bola, selanjutnya melihat situasi lapangan.

Gambar 2. Dribble Bola Menggunakan Kura- Kura Kaki Bagian Luar  

 
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Latihan Men-dribble bola

Cepat merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan pemain sepakbola. Ketidakmampuan seseorang pemain membawa atau dribble bola ke daerah permainan lawan dapat mengakibatkan kurang bervariasinya permainan dari suatu tim karena tidak berhasil mengembangkan penyerangan kedaerah lawan.

Upaya untuk meningkatkan kemampauan dribble bola dengan cepat dan efektif dapat dilakukan melakukan melalui pemberian program latihan yang terprogram dan terencana secar baik menggunakan metode metode latihan yang tepat. Latihan Dribble bola merupakan suatu bentuk latihan teknik dasar sepakbola yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan menguasai bola sambil berlari secepat cepatnya.

1. Latihan Dribble 20 Yard Square
Latihan dribble 20 Yard Square merupakan salah satu bentuk latihan untuk membantu meningkatkan kemampuan dribble. Pada dribble 20 Yard Square, latihan ini menggunakan lapangan yang dibatasi oleh 4 cone sebagai penanda pembatas area dengan jarak masing-masing cone sekitar 5 yard yang berbentukpersegi. Pelaksanaan latihan dribble 20 Yard Square menggunakan aba-aba ”mulai” pemain dribble bola ke cone pertama lalu membelok kearah kanan ke cone ke 2 dan seterusnya sampai 4 cone terlewati.

Keuntungan dari metode latihan dribble 20 Yard Square diantaranya dapat meningkatkan kecepatan dribble dan dapat meningkatkan kelincahan pada pemain, sedangkan kelemahan latihan dribble 20 Yard Square bola belum dapat dikuasai dengan baik, tenaga tidak efesien, dan teknik tidak selalu bagus dan sempurna, faktor kesulitan dalam melakukan latihan ini banyak pemain yang mengalami kejenuhan.

Gambar 3.latihan dribble 20 Yard Square

2. Latihan Dribble Z Pattern 
Latihan dribble Z Pattern merupakan salah satu bentuk latihan untuk membantu meningkatkan kemampuan dribble. Pada dribble Z Pattern ini menggunakan lapangan yang dibatasi 4 cone sabagai penanda pembatas area dengan jarak total 20 yard jarak masing-masing cone berjarak 5 yard dan garis diagonal 10 yard yang berbentuk huruf Z.

Pelaksanaan dribble Z Pattern dimulai dengan aba-aba “mulai” pemain dribble dari cone pertama dengan jarak 5 yard kemudian bergerak diagonal ke cone ketiga dan ke empat. dribble bisa menggunakan kaki punggung,kaki bagian luar dan kaki bagian dalam.

Keuntungan dari metode latihan dribble menggunakan metode latihan Z Pattern diantaranya adalah unsur gerakan badan dan kecepatan dribble dapat bertambah karena didalam latihan tersebut terdapat unsur kelincahan, sedangkan kelemahan latihan dribble Z Pattern pemain merasa cepat lelah karena melakukan gerakan berlari sambil menguasai bola secara terus menerus selama waktu yang ditentukan

Gambar 4. Latihan dribble Z Pattern 


Unsur Kondisi Fisik Dalam Dribble Bola

Ada lima unsur kondisi fisik yang cukup besar peranannya dalam dribble bola, yaitu kekuatan, daya tahan, kecepatan, kelentukan dan koordinasi yang menurut Bompa Tudor O (1994:3). Kecepatan hubungannya dengan cepat tidaknya seorang pemain membawa bola ke segala arah, sedangkan kelentukan hubungannya dengan bagaimana keluwesan seorang pemain mengolah bola dengan kakinya dan bagaimana keluwesan dalam melalui rintangan, serta kelincahan hubungannya dengan kecepatan mengubah arah untuk menghindari rintangan. Dalam sepakbola sangat membutuhkan stamina fisik yang prima, untuk itu fisik seorang pemain sepakbola harus benar-benar dilatihkan agar para pemain dapat bermain secara maksimal selama 2x45 menit. Unsur fisik dalam sepakbola adalah daya tahan, kekuatan, kecepatan, fleksibilitas dan koordinasi.

1) Daya tahan (endurance)
Menurut Rusli Lutan (1999: 71) daya tahan dapat diartikan sebagai sesuatu keadaan atau kondisi tubuh yang mampu untuk bekerja dalam waktu yang cukup lama. Menurut Sukadiyanto (2005:57) daya tahan dalam olahraga adalah kemampuan peralatan organ tubuh olahragawan untuk melawan kelelahan selama berlangsungnya aktivitas atau kerja.Tujuan latihan ketahanan adalah untuk meningkatakan kemampuan olahragawan agar dapat mengatasi kelelahan selama aktivitas kerja berlangsung.faktor yang berpengaruhi terhadap ketahanan adalah kemampuan maksimal dalammemenuhi konsumsi oksigen yang ditandai dengan VO2 max. Oleh karena itu, kemampuan ketahanan olahragawan dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya: faktor kecepatan, kekuatan otot, kemampuan teknik untuk menampilkan gerak secara efisien, kemampuan memanfaatkan potensi secara psikologis, dan keadaan psikologis saat bertanding atau berlatih.

2) Kekuatan (strength)
Menurut Rusli L (1999:66) kekuatan adalah komponen yang sangat penting guna meningkatkan kondisi fisik seseorang secara keseluruhan. Pengertian secara fisiologis, kekuatan adalah Daya penggerak setiap aktifitas fisik, dan juga memegang peranan penting dalam melindungi atlet kita dari kemungkinan cidera.kekuatan adalah kemampuan otot atau sekelompok otot untuk mengatasi tahanan. Tingkat kekuatan olahragawan di antaranya dipengaruhi oleh keadaan: panjang otot, besar kecilnya otot, jauh dekatnya titik beban dengan titik tumpu, tingkat elelahan, jenis otot merah atau putih, potensi otot, pemanfaatan potensiotot, teknik, dan kemampuan kontraksi otot.

3) Kecepatan (speed)
Rusli Lutan (1999: 74) Kecepatan adalah kemampuan untuk berjalan, berlari atau bergerak dengan sangat cepat seperti kemampuan lain. Elemen kecepatan meliputi: waktu reaksi, frekuensi gerak per satuan waktu dan kecepatan gerak melewati jarak. 

Kecepatan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan gerak atau serangkaian gerak secepat mungkin sebagai jawaban terhadap rangasang.Jadi kecepatan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan gerak secara cepat dalam waktu yang sesingkat mungkin.

4) Daya Lentur (flexibility)
Menurut Rusli Lutan (1999:75) fleksibility adalah kemampuan untuk melakukan gerakan persendian melalui jangkauan gerak yang luas. Istilah lain yang sering dipergunakan bersama kelentukan adalah elasticity (kelenturan) yakni kemampuan otot untuk berubah ukuran memanjang/memendek.

5) Koordinasi (coordination)
Adalah kemampuan seseorang mengintregesikan bermacam-macam gerakan yang berbeda ke dalam pola gerakan tunggal secara efektif. 


Daftar Pustaka Makalah  Teknik Dasar Dribble Bola 
Sukatamsi. 1984. Teknik Dasar Bermain Sepakbola. Solo: Tiga Serangkai.
Luxbacher, Josep A. 1997. Sepakbola Taktik & Teknik Bermain (Terjemahan oleh Agusta wibawa dari soccer practice Games), Jakarta:PT. Raja Grafindo persada.  

Bompa, Tudor O. 1983. Theory and Methodology Of Training. Dubud: kendall/Hunt  Compani.
Dr. Rusli L  dkk. 2000. Dasar – Dasar kepelatihan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Teknik Dasar Dribble Bola Macam, Latihan, Pelaksanaan, Z Pattern, 20 Yard Square dan Kondisi Fisik Rating: 4.5 Posted By: Daud Royyan, M.Pd

0 comments:

Post a Comment