Landasan Teori Hukum, Manajemen Keuangan, Kesehatan, Internasional, Ekonomi

Monday, 1 May 2017

Pengertian Lengan Atas Bawah dalam Olahraga Bulu Tangkis dan Teori Pengungkit Jarak Angular

Pengertian Lengan adalah menurut M. Sajoto (1995:8) adalah organ tubuh yang panjangnya dari okromeon sampai pada pergelangan tangan. Panjang lengan merupakan bagian tubuh sepanjang lengan atas sampai lengan bawah, telapak tangan dan terakhir pada ujung jari tengah. Pengukuran panjang lengan dimulai dari sendi bahu (Os Ocromion) sampai ujung jari tengah yang diukur menggunakan anthropometer dengan satuan centimeter (Depdikbud, 1990:5). Pada bagian lengan atas terdapat tulang lengan atas (tulang humerus) dengan berbagai kumpulan otot yang melekat, diantaranya adalah musculus bichep brachili, brachialis, musculus corabobra bracialis, musculus tricep brachi, musculus fleksor digitilongus, musculus brachio raialis dan musculus bicchep brachinooput longus. Lengan atas ini dihubungkan oleh lengan sendi bahu (articulasio humeri) yang menghubungkan antara lengan atas dengan bahu, sehingga bahu dapat bergerak bebas (Tri Tunggal Setiawan,2008:105).


Menurut Tri Tunggal Setiawan (2008:105), untuk lengan atas dengan lengan bawah dihubungkan oleh sendi siku (articulasio cubiti). Pada lengan bawah ini terdapat dua buah tulang, yaitu tulang hasta (radius) dan tulang pengupil (ulna). Otot yang melindungi atau membungkus tulang pada lengan bawah antara lain musculus brachialis, musculus ekstensorcapri, musculus radius longus, musculus digitorium kommunis dan musculus fleksor radialis. Lengan bawah juga berhubungan dengan telapak tangan yang dihubungkan oleh sendi pergelangan tangan (articulasio radiocarpalia).

Kontraksi antara otot atas dengan otot lengan bawah akan menghasilkan kekuatan tangan yang memperkuat genggaman raket yang digunakan untuk memukul shuttlecock dan pada saat perkenaan antara daun raket dengan shuttlecock sehingga menghasilkan shuttlecock yang cepat. Batasan panjang lengan merupakan bagian tubuh sepanjang lengan atas sampai lengan bawah. Bila dari segi anatomi panjang lengan sampai ujung jari tengah terdiri dari tulang os humerus, os radius, os ulna (Tri Tungggal Setiawan, 2008:39). Otot-otot yang terlekat di tulang mempunyai tugas sebagai alat penggerak. Jadi dapat disimpulkan bila lengan itu semakin panjang berarti otototot yang melekat di tulang ikut panjang dan mengakibatkan ayunan lengan semakin lambat kecepatan menyampai objeknya.

Hubungan panjang lengan dengan gerakan angular dalam hal jarak, kecepatan dan percepatan dalam overhead lob dapat dijelaskan menggunakan sistem kerja pengungkit. Misalnya pengungkit A jari-jarinya lebih pendek daripada B, dan B lebih pendek daripada C. jika ketiga pengungkit tersebut digerakkan sepanjang jarak angular yang sama dalam waktu yang sama pula, jelas pula bahwa pengungkit A akan bergerak dengan kecepatan yang lebih kecil dari pada kecepatan ujung - ujung B dan C. Jadi ketiga pengungkit memiliki kecepatan angular yang sama, tetapi kecepatan linear pada gerak berputar pada masing -masing ujung pengungkit akan sebanding dengan panjangnya.

Suatu obyek yang bergerak pada ujung radius yang panjang akan memiliki linear lebih besar dari pada obyek yang bergerak pada ujung radius yang pendek, jika kecepatan angularnya dibuat konstan. Hal tersebut sesuai yang dikatakan oleh Sudarminto (1992:95) bahwa makin panjang radius makin besar kecepatan linearnya, jadi sangat menguntungkan bila digunakan pengungkit sepanjang- panjangnya untuk memberikan kecepatan linear kepada obyek, asal panjang pengungkit tersebut tidak mengorbankan kecepatan angular.

Selain itu apabila ditinjau dari sistem kerja pengungkit tersebut, semakin panjang pengungkit maka semakin besar pula gaya yang ditimbulkan atau diakibatkan. Begitu pula pada lengan seorang pemain bulutangkis, semakin panjang lengannya semakin besar pula gaya yang dihasilkan pada saat memukul shuttlecock. Selain itu apabila lengan pemain bulutangkis panjang, maka memberi keuntungan pula pada saat menjangkau shuttlecock (Soedarminto, 1992:95). Panjang lengan dalam penelitian ini meliputi lengan panjang sesuai dengan teori pengungkit antara 0 – C  dan lengan pendek sesuai dengan teori pengungkit antara 0 - A yang diukur dengan alat yang disebut anthropometer dengan satuan centi meter (cm). Yang dimaksud dengan panjang lengan panjang maupun panjang lengan pendek yaitu dengan cara lengan testee diukur terlebih dahulu, setelah selesai diukur hasilnya dikelompokkan menjadi dua yaitu kelompok lengan panjang dan kelompok lengan pendek yaitu dengan cara mengurutkan panjang lengan testee yang sudah diukur dari yang terpanjang sampai yang terpendek

Pengertian Lengan Atas Bawah 
Gambar 2.20 Teori Pengungkit Jarak Angular A, B, C sama jarak linier A<B<C
(Sumber: Sudarminto, 1992:94)

Daftar Pustaka Makalah Lengan Panjang
M. Sajoto. 1995. Peningkatan dan Pembinaan Kekuatan Kondisi Fisik dalam Olahraga. Semarang: Dahara Price.
Depdikbud, 1990. Alat-alat Tes Kesegaran Jasmani. Jakarta: Depdikbud
Tri Tunggal, Setiawan, 2008. Kinesiologi. Semarang.
Soedarminto. 1992. Kinesiologi. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan 

Pengertian Lengan Atas Bawah dalam Olahraga Bulu Tangkis dan Teori Pengungkit Jarak Angular Rating: 4.5 Posted By: Daud Royyan, M.Pd

1 comments:

  1. I read some articles on this site and I think your blog is really interesting and has great information. Thank you for your sharing.
    html color picker

    ReplyDelete