Pengertian Tindakan adalah suatu sikap yang belum otomatis dalam suatu tindakan, untuk mewujudkan sikap menjadi suatu perbuatan yang nyata, maka diperlukan faktor pendukung lain. Tindakan merupakan aturan yang mengadakan adanya hubungan erat antara sikap dan tindakan yang didukung oleh sikap yang mengatakan bahwa sikap merupakan pandangan atau perasaan yang disertai kecenderungan untuk bertindak (Purwanto, 1999).
Definisi Bertindak merupakan hasil akhir dari berfikir, sesuatu yang berlangsung dalam kepala manusia dan tidak dapat dilihat. Jika seorang tenaga kesehatan (bidan) mengetahui arah tujuan mereka (tindakan bidan), mereka akan memiliki peluang yang lebih baik untuk menggunakan model pemikiran yang mereka pelajari. Pada akhirnya, hal itu akan membuat tindakan mereka menjadi lebih baik. (Rubenfeld, 2007).
Tindakan merujuk pada suatu gerak kegiatan yang sengaja dilakukan dengan tujuan tertentu.
Tingkatan Tindakan
a. Persepsi ( perception )
Mengenal dan memilih berbagai objek sehubungan dengan tindakan yang akan diambil adalah merupakan praktek tingkat pertama.
b. Respon terpimpin ( guided response )
Dapat melakukan sesuatu sesuai dengan urutan yang benar dan sesuai dengan contoh adalah merupakan indikator praktek tingkat kedua.
c. Mekanisme ( mechanism )
Apabila seseorang telah dapat melakukan sesuatu dengan benar secara otomatis atau sesuatu itu merupakan kebiasaan, maka ini sudah mencapai praktek tingkat tiga.
d. Adopsi ( adoption )
Adopsi adalah tindakan yang sudah berkembang dengan baik yang berarti bahwa tindakan sudah dimodifikasi dengan baik tanpa mengurangi kebenaran tindakan lanjut (Notoadmodjo, 2007).
Mengenal dan memilih berbagai objek sehubungan dengan tindakan yang akan diambil adalah merupakan praktek tingkat pertama.
b. Respon terpimpin ( guided response )
Dapat melakukan sesuatu sesuai dengan urutan yang benar dan sesuai dengan contoh adalah merupakan indikator praktek tingkat kedua.
c. Mekanisme ( mechanism )
Apabila seseorang telah dapat melakukan sesuatu dengan benar secara otomatis atau sesuatu itu merupakan kebiasaan, maka ini sudah mencapai praktek tingkat tiga.
d. Adopsi ( adoption )
Adopsi adalah tindakan yang sudah berkembang dengan baik yang berarti bahwa tindakan sudah dimodifikasi dengan baik tanpa mengurangi kebenaran tindakan lanjut (Notoadmodjo, 2007).
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tindakan
a. Faktor lingkungan
Adapun faktor lingkungan yang berpengaruh yaitu lingkungan rumah, rumah sakit, klinik, sekolah, jarak, dan sumber-sumber lain seperti suplai, perlengkapan, uang, jaminan asuransi.
Adapun faktor lingkungan yang berpengaruh yaitu lingkungan rumah, rumah sakit, klinik, sekolah, jarak, dan sumber-sumber lain seperti suplai, perlengkapan, uang, jaminan asuransi.
b. Faktor pasien
Faktor pasien yang berpengaruhi tindakan yaitu beratnya penyakit, nilai nilai keyakinan dan harapan tentang kesehatan dan pelayanan kesehatan, faktor budaya, etnik, sosio ekonomi, serta tingkat pendidikan
Faktor pasien yang berpengaruhi tindakan yaitu beratnya penyakit, nilai nilai keyakinan dan harapan tentang kesehatan dan pelayanan kesehatan, faktor budaya, etnik, sosio ekonomi, serta tingkat pendidikan
c. Faktor tenaga kesehatan
Adapun faktor yang berpengaruh yaitu standar hukum, kebijakan, prosedur, fungsi peran kolaborasi dan mandiri, serta tingkat keahlian. (Rubenfeld, 2007).
Adapun faktor yang berpengaruh yaitu standar hukum, kebijakan, prosedur, fungsi peran kolaborasi dan mandiri, serta tingkat keahlian. (Rubenfeld, 2007).
Daftar Pustaka Makalah Tindakan
Rubenfeld, M.G., Scheffer, B.K. (2007). Berfikir Kritis dalam Keperawatan. Jakarta: EGC.
Notoadmodjo, Soekidjo. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Prilaku. Jakarta: Rinekacipta.
Notoadmodjo, Soekidjo. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Prilaku. Jakarta: Rinekacipta.

I like this information. Helena
ReplyDelete